BIREUEN (MA) – Ketua Baitul Mal Kabupaten Bireuen, Tgk Muhammad Hafiq, S,Sy, Jum’at, (22/12) mengatakan dana zakat yang disalurkan untuk program miskin konsumtif sebanyak 1.618 penerima dari 17 kecamatan, di Bireuen.
Menurut Tgk Muhammad Hafig, bantuan miskin konsumtif tersebut bagi warga miskin yang telah mengajukan permohonan tahun 2021.”Karena jumlah permohonan pada tahun 2021 sangat banyak, sehingga belum semuanya dapat dipenuhi. Maka pada akhir tahun ini dari jumlah 2.100 permohonan, baru tersalur 1.618, sisanya pada tahun 2024, yang belum dibantu tahun ini mohon bersabar,” harapnya.
Selain itu, katanya, disalurkan juga pada senif miskin untuk biaya pendamping pasien berobat.
“Kita juga menyalurkan kepada Siswa SD 500 penerima, SMP 374 penerima, dan siswa MTs (Kemenag), dan kepada 120 penyandang disabilitas, serta kepada 500 santri,” ungkapnya.
Dikatakannya, untuk amil UPZ baik instansi di lingkungan Pemkab Bireuen maupun instansi vertikal serta biaya operasional lainnya sebab tidak tersedia cukup dalam DPA sekretariat BMK, enam orang mualaf yang pensyahadatan nya kurang dari atau sama dengan 3 tahun dan dua penerima pada senif ibnu sabil.
Dia menyebutkan, pada tahun 2023 zakat yang disalurkan Rp.5,6 miliar kepada 6.834 penerima terdiri dari senif fakir (fakir uzur), senif miskin pada sejumlah kegiatan termasuk siswa, amil, mualaf dan ibnu sabil. “Dana zakat yang disalurkan pada tahap III ini termasuk dana zakat silpa tahun lalu,” jelas Tgk. Muhammad Hafiq.




