Dukung Ekonomi Berbasis Kerakyatan, Bank Aceh Fokus Sektor Pertanian

Rabu, 8 Maret 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Aceh Cabang Kuala Simpang Melakukan Sosialisasi dan Penandatanganan Akad Pembiayaan Penanaman Singkong Bersama Kelompok Tani Mekar Kembali di Kantor Cabang Kuala Simpang, Aceh Tamiang (13/09/2019).

Bank Aceh Cabang Kuala Simpang Melakukan Sosialisasi dan Penandatanganan Akad Pembiayaan Penanaman Singkong Bersama Kelompok Tani Mekar Kembali di Kantor Cabang Kuala Simpang, Aceh Tamiang (13/09/2019).

BANDA ACEH (MA) Sektor pertanian merupakan salah satu sektor potensial dan unggulan di Provinsi Aceh yang memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian. Dalam rangka mendukung hal tersebut, Bank Aceh menjadikan sektor pertanian sebagai prioritas dalam pembiayaan produktif yang berbasis ekonomi kerakyatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Pemimpin Divisi Sekretariat Perusahaan Bank Aceh, Said Zainal Arifin, Selasa (7/03/2023). “Bank Aceh sesuai dengan misinya berkomitmen menjadi penggerak perekonomian dan pendukung agenda pembangunan daerah. Sektor pertanian tentunya menjadi basis yang kokoh dalam mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi, tidak hanya di Aceh, tetapi juga nasional” ujarnya.

Dikatakan Said, mengutip Laporan Perekonomian Provinsi Aceh yang dirilis Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Aceh, hingga Triwulan III 2022, Perekonomian Aceh bersumber dari tiga lapangan usaha (LU) utama, yaitu Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan dengan kontribusi 27,10%.

Selain itu menurutnya, sektor pertanian juga menjadi sektor yang memberikan lapangan kerja yang luas bagi masyarakat Aceh. “Hingga Agustus 2022, persentase pekerja menurut lapangan usaha di sektor pertanian mencapai 40,50 persen,” ujar Said mengutip data Badan Pusat Statistik Aceh.

BACA JUGA...  Ka  Lapas Kelas IIB Bireuen: Daya Tampung Sudah Sering Over Kapasitas

Pembiayaan Singkong

Sementara itu, dikatakan Said, pembiayaan singkong yang disalurkan melalui Bank Aceh Cabang Kuala Simpang merupakan salah satu wujud komitmen bank milik Pemerintah Aceh itu untuk mendukung kemajuan potensi sektor pertanian di wilayah pesisir timur Aceh kata pejabat di bank itu.

“Pembiayaan singkong yang salurkan pada tahun 2019 sebesar Rp1 miliar kepada 20 orang penerima manfaat telah sesuai prosedur dan seluruh penerima manfaat diberikan pemahaman terkait pembiayaan yang disalurkan tersebut,” ujarnya.

Pernyataan itu disampaikannya terkait pembiayaan yang disalurkan kepada petani singkong di Kuala Simpang oleh Bank Aceh Syariah. Menurut dia, fasilitas pembiayaan dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian bank (prudential banking) dan mengacu kepada Standar Operasional Prosedur dan regulasi serta ketentuan yang berlaku termasuk dalam pembiayaan petani singkong.

BACA JUGA...  Bank Aceh Raih Peringkat idA+ dari PT. Pefindo, Terbaik Sepanjang 1 Dekade Terakhir 

Ia mengatakan penandatanganan akad pembiayaan musyarakah antara Bank Aceh dan Kelompok Tani Mekar Kembali dilakukan pada 13 September 2019. Di mana penandatanganan dilakukan di Kantor Bank Aceh Cabang Kuala Simpang dihadiri ketua kelompok tani dan seluruh anggota beserta suami/istri, dan juga Notaris.

Sebelum penandatanganan akad dilakukan, pihak bank telah menjelaskan kembali seluruh ketentuan pembiayaan yang telah disepakati sebelumnya.

“Artinya, dalam setiap pemberiaan pembiayaan, kita selalu memberikan pemahaman terlebih dahulu sehingga nasabah paham dan mengerti dengan seluruh perjanjian yang disepakati dan selanjutnya ditandatangani bersama,” katanya.

Di samping itu, tambah said, sebelum penandatangan akad dilakukan, tepatnya pada tanggal 4-5 September 2019, Bank Aceh bersama perwakilan sejumlah petani juga telah melakukan kunjungan studi banding ke petani singkong dan pabrik tapioka alternatif yang mampu menampung hasil panen singkong yang terletak di Desa Kota Tengah, Kecamatan Dolok Mishul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Kegiatan itu dilakukan untuk mempelajari proses produksi dan tata niaga di wilayah tersebut.

BACA JUGA...  Gubernur Mualem Lantik 74 Pejabat, Tegaskan Integritas dan Profesionalisme ASN Aceh

“Ini merupakan wujud dukungan Bank Aceh kepada petani dalam memberikan atensi bagi pengembangan sektor pertanian di Aceh melalui kajian bisnis di wilayah Sumatera Utara,” ujarnya.

Ditambahkan, di dalam melaksanakan fungsi intermediasinya, Bank Aceh merupakan lembaga keuangan yang di supervisi oleh otoritas jasa keuangan (OJK), maupun oleh sejumlah lembaga resmi yang ditetapkan pemerintah dalam hal pengawasan.

Ia menambahkan, pihak Bank Aceh memberikan ruang kepada petani untuk membangun komunikasi yang konstruktif dalam upaya penyelesaian terhadap fasilitas pembiayaan yang telah disalurkan oleh Bank Aceh dalam rangka mendukung sektor pertanian.

“Kami akan terus memberikan dukungan kepada sektor pertanian. Saat ini Bank Aceh juga sedang melakukan kajian terkait potensi penyaluran pembiayaan di sektor pertanian yang dimiliki sejumlah daerah, seperti kopi, nilam, sawit, maupun komoditas unggulan lainnya,” tutup Said.(R).

Berita Terkait

Musim Hujan Kembali, Faisal Rizal Desak Pusat Percepat Rehab-Rekon Aceh
Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP
Mahasiswa USK Desak Pemerintah Percepat Rehabilitasi Pascabencana Aceh
Sabang Jadi Sorotan Wagub Aceh Dorong Penguatan Jalur Internasional
Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat
Aceh Siapkan Payung Hukum Rute Menuju Penang
Kapolda Aceh ke Sabang, Pastikan Kesiapan Jajaran Kepolisian
Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 00:15 WIB

Musim Hujan Kembali, Faisal Rizal Desak Pusat Percepat Rehab-Rekon Aceh

Senin, 14 September 2026 - 16:57 WIB

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Kamis, 10 September 2026 - 19:00 WIB

Mahasiswa USK Desak Pemerintah Percepat Rehabilitasi Pascabencana Aceh

Rabu, 9 September 2026 - 22:43 WIB

Sabang Jadi Sorotan Wagub Aceh Dorong Penguatan Jalur Internasional

Rabu, 9 September 2026 - 19:41 WIB

Tarmizi Age: Tol Subulussalam–Medan Harus Terintegrasi dengan Perencanaan Pusat

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 Sep 2026 - 17:32 WIB

Rapat pembahasan APBK di DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lepas sambut Kapolres Aceh Tengah.

RAGAM BERITA

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Senin, 14 Sep 2026 - 17:05 WIB

Ketua Kopsen Baitul Qiradh Baburrayyan Rizwan Husein sedang sosialisasi cara Penguatan Jaringan Usaha bagi Koperasi Desa Merah Putih.

EKBIS

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Senin, 14 Sep 2026 - 16:57 WIB