Satker PPK 2.4 PJN PUPR Menangani Kerusakan Abutmen Jembatan Krueng Baru 

Jembatan Krueng Baru terancam ambruk, menyusul longsoran terjadi pada oprit, kini telah ditangani secara serius okeh Satker 2.4 PJN PUPR.(Photo/MEDIAACEH.CO.ID/Istimewa).

TAPAKTUAN (MA) Pihak Satker PPK 2.4 Proyek Jalan Nasional (PJN) PUPR  dilaporkan, serius menangani kerusakan pada bagian abutmen Jembatan Krueng Baru, Labuhan Haji Barat, Aceh Selatan, Senin, (6/2).

Bahkan, Kepala Satker 2.4 PJN PUPR Mulyadi, ST, tampak di lokasi sejak Minggu, (5/3), malam untuk mengkoordinir penanganannya.

“Kehadiran langsung pejabat tersebut, menunjukkan keseriusan penanganannya,” kata pemilik warung di lokasi jembatan.

Karena tanpa penanganan segera, selain akan mengancam perhubungan antar kawasan Barat-Selatan wilayah Aceh, juga akan mengancam keberadaan warung-warung di sekitar lokasi.

BACA JUGA...  BPBD Aceh Selatan: Tebing Sungai Gampong Jambo Papeun Terkikis, Jembatan Terancam 

Terkait penanganannya, pihak Satker mengerahkan potensi untuk memperkuat keberadaan dan fasilitas pekerjaan sehingga dapat lebih awal diselesaikan.

Untuk sementara,  pihak pelaksana pekerjaan telah menangani secara darurat.

Sebagaimana dikatakan Kepala Satker 2.4 PJN PUPR Aceh Mulyadi, ST, pihaknya sudah melakukan penanganan darurat atau sementara pada sisi abutmen tersebut.

“Dari semalam kita sudah ada di lokasi jembatan Krueng Baru dan pihak kita telah melakukan penanganan sementara berupa pemasangan rambu-rambu lalulintas, police line dan di bantu personil penilik jalan serta Polisi dari Polsek Labuhan Haji Barat,”kata Mulyadi, kepada wartawan, Senin, (6/2).

BACA JUGA...  Gedung DPR Aceh Terbakar di Tengah Memanasnya Isu Empat Pulau

Mulyadi menambahkan, kerusakan abutmen,  akibat hujan deras yang terjadi sejak sehari sebelumnya sehingga mengakibatkan  longsor pada oprit jembatan Krueng Baru tepatnya arah sebelah kanan Tapaktuan.

“Saat ini pihak kita sedang melakukan penanganan lanjutan untuk menjaga agar tidak tergerus aspal badan jalan dengan memasang cerucuk batang kelapa dan penimbunan,” katanya.

Lalulintas sampai saat ini masih berjalan lancar dan aman.

BACA JUGA...  Muhammad Ali Baru Dilantik Sebagai Geuchik, Sejumlah Perangkat Desa Krueng Baro Blang Mee Mengundurkan Diri

“Untuk penanganan permanen pihak kita PPK 2.4 PJN Aceh harus berkoordinasi dulu dengan Satker P2JN Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh, kata Mulyadi.

Dia juga berharap, kepada warga setempat agar tidak membuang sampah pada opprit atau abutmen jembatan karena sangat berpotensi terjadi gerusan pada jembatan.(Maslow Kluet).