Kadin: Bank Aceh Jangan Cari Aman, Harus Mampu Dongkrak Ekonomi Rakyat 

Sabtu, 22 Oktober 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kadin Aceh, Muhammad Iqbal.

Ketua Kadin Aceh, Muhammad Iqbal.

BANDA ACEH, (MA) Menyusul gagalnya dua calon Dirut Bank Aceh dalam proses fit and propers test oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat, ditanggapi oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, Muhammad Iqbal.

“Tugas Pemerintah Aceh selanjutnya—selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP)—tak sebatas mengocok ulang nama-nama calon yang akan diajukan ke OJK. Tetapi buka kesempatan seluasnya agar putra-putri terbaik Aceh, maupun di luar Aceh bisa berkompetisi untuk menjadi Dirut Bank Aceh,” kata Iqbal ketika memaparkan pandangannya terhadap Bank Aceh di Kantor PWI Aceh, Jumat sore, 21 Oktober 2022.

BACA JUGA...  Jajaki Kolaborasi Digital Strategis dengan Google Indonesia, Ayah Wa: Pendidikan Aceh Utara Bangkit Dimulai Saat Ini

Iqbal berkunjung ke Kantor PWI Aceh didampingi Koordinator/Wakil Ketua Umum Bidang Perekonomian H Ramli, Wakil Ketua Umum Bidang Keuangan Iqbal Idris Ali, dan Wakil Ketua Umum Bidang Investasi TAF Haikal.

“Bank Aceh adalah bank miliknya rakyat Aceh. Karenanya apapun yang dilakukan bank ini harus mampu mendongkrak perekonomian masyarakat Aceh, bukan malah sebaliknya,” tandas Iqbal.

BACA JUGA...  Kadin Lhokseumawe Minta Pemda Serius Aktifkan KEK Arun

Ke depan, lanjut Iqbal, Bank Aceh harus dipimpin oleh para profesional yang berani mendobrak tradisi sebagai penyalur pembiayaan konsumtif kepada yang bersifat produktif.

“Selama ini Bank Aceh terkesan cari aman, sehingga modal yang disalurkan dalam bentuk kredit kebanyakan menyasar para PNS karena mudah cicilan bulanan dengan cara pemotongan gaji,” ujar Muhammad Iqbal.

Penyaluran pembiayaan untuk tujuan konsumtif, menurut Iqbal bukan tidak boleh tapi harus diatur secara proporsional. Yang terpenting, katanya lagi, Bank Aceh harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi bagi pelaku usaha yang ujung-ujungnya juga akan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi masyarakat pada umumnya.

BACA JUGA...  Usman Lamreung: Saya Dukung Pembangunan RSU Siron Dialihkan

“Kalau hanya tujuannya untuk membantu PNS beli sepeda motor atau membangun dapur rumah, manfaat berganda apa yang bisa diharapkan? Malah yang terjadi adalah pembebanan kepada PNS karena gaji habis untuk bayar cicilan bulanan,” ujar pengusaha dari Aceh Besar tersebut.

Berita Terkait

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 
Tarmizi Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Judi Online 
Muhammad Saleh: Pak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 
Pertama Kali Ayat Suci Al-Qur’an Berkumandang di Upacara HUT ke-81 RI Aceh Selatan
Ayah Wa Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Utara
Pemkab Aceh Barat Bantu Proses Pemulangan Korban Scam Kamboja
Koperasi Merah Putih Disorot, Panitia Beri Klarifikasi Soal Jadwal dan Honor
Ribuan Warga Terpukau dengan Penampilan Pelajar di Jalan Raya 

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:02 WIB

Tarmizi Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Judi Online 

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:17 WIB

Muhammad Saleh: Pak Presiden Prabowo Evaluasi Pejabat di Aceh 

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:02 WIB

Pertama Kali Ayat Suci Al-Qur’an Berkumandang di Upacara HUT ke-81 RI Aceh Selatan

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:44 WIB

Ayah Wa Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di Aceh Utara

Berita Terbaru

NEWS FEATURE

Korem 011 Semarakkan Hut ke-81 RI

Rabu, 19 Agu 2026 - 09:17 WIB

Eks GAM Denmark Tarmizi Age.

PEMERINTAHAN

Eks GAM Denmark: Pemerintah Harus Tuntaskan Butir MoU Helsinki 

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:03 WIB

NEWS FEATURE

Merah Putih di Muara, Tuntong Laut Pulang ke Rumahnya

Selasa, 18 Agu 2026 - 00:31 WIB

PEMERINTAHAN

Tarmizi Ajak Pemuda Jauhi Narkoba dan Judi Online 

Senin, 17 Agu 2026 - 18:02 WIB