Empat Pulau Dicaplok Sumut, LMP Aceh Tengah: Safrizal Tidak Cakap Pimpin Aceh

Kamis, 26 Mei 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua LMP Aceh Tengah Teungku Alfata.

Ketua LMP Aceh Tengah Teungku Alfata.

Aceh Tengah, (MA) Ketua Laskar Merah Putih (LMP) Aceh Tengah Teungku Alfata dan merupakan Koordinator Seluruh Aceh, Kamis, (25/5/2022) menolak Dirjen Bina Administrasi Wilayah Kementerian Dalam Negeri yaitu Safrizal sebagai calon penjabat Gubernur Aceh.

Alfata menilai Safrizal tidak cakap dalam memimpin Aceh.

Bahkan dalam urusan mengurusi pulau-pulau di Aceh, dia (Safrizal) tidak mampu membela kepentingan Aceh, kata Alfata.

BACA JUGA...  Naila Tazkia Siswi SMP Negeri 2 Seunuddon Lolos ke OSN Tingkat Nasional

Alfata mengatakan permasalahan empat pulau di Aceh yang berpindah secara administratif ke Sumatera Utara tidak perlu terjadi jika Safrizal memahami pentingnya arti pulau-pulau itu bagi Aceh. Sebagai Dirjen Adwil, Safrizal seharusnya memberikan perhatian terhadap status pulau-pulau tersebut.

Jika ada sejumlah kekurangan pada sisi administratif, kata Alfata, Safrizal seharusnya memanggil Gubernur Aceh dan pihak-pihak terkait dalam urusan ini untuk mendiskusikannya. Sehingga keputusan itu tidak membuat heboh semua pihak.

BACA JUGA...  Bupati Aceh Tengah Lantik 3.327 PPPK Paruh Waktu di lapangan Musara Alun Takengon

Kekisruhan ini, kata Alfata, juga menunjukkan ketidakmampuan Safrizal mengatasi permasalahan. Lepasnya pulau-pulau ini, kata Alfata, merupakan ujian kepemimpinan bagi Safrizal. Dan dia, kata Alfata, gagal menunjukkan kapasitasnya.

“Mungkin banyak orang Aceh hebat di pusat-pusat kekuasaan. Namun karena terlalu lama di sana, mereka lupa untuk membela kepentingan Aceh,” kata Alfata.

Alfata juga mempertanyakan peran politikus Aceh di Jakarta yang baru bereaksi setelah keputusan dibuat. Menurut Alfata, keberadaan mereka di Jakarta tidak memberikan kontribusi apapun bagi kepentingan Aceh.

BACA JUGA...  Ini Sosok Suriono, Siap Mengabdi Demi Medan 

“Mereka hanya ribut saat ada kepentingan mereka. Tapi mereka pelit bicara untuk urusan rakyat Aceh secara keseluruhan,” pungkasnya Alfata.[R]

Laporan : Sulaiman Manaf

Berita Terkait

Petani Keluh Bantuan Bibit Padi dari Pemerintah, Muhammad Hasan: Cek Lapangan
Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan
Ayah Wa: 800 Tahun Samudera Pasai Momentum Kebangkitan Aceh Utara
Sambil Menyeruput Kopi, Ayah Wa Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara
Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh
Piasan Pase 2026 Digelar 7 Hari, Aceh Utara Rayakan 800 Tahun Sejarah Pase
Gubernur Aceh Pimpin RUPSLB Bank Aceh
Ayah Wa Dorong Pendidikan Aceh Melahirkan Generasi Islami, Unggul dan Bermartabat

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 12:37 WIB

Petani Keluh Bantuan Bibit Padi dari Pemerintah, Muhammad Hasan: Cek Lapangan

Sabtu, 5 September 2026 - 17:11 WIB

Area Parkir Pasar Al-Mahirah “Telan” Lima Kendaraan

Sabtu, 5 September 2026 - 11:03 WIB

Ayah Wa: 800 Tahun Samudera Pasai Momentum Kebangkitan Aceh Utara

Sabtu, 5 September 2026 - 10:34 WIB

Sambil Menyeruput Kopi, Ayah Wa Serap Aspirasi Masyarakat Aceh Utara

Jumat, 4 September 2026 - 17:46 WIB

Muslim Ayub Lihat Kondisi Lapas Kelas IIA Banda Aceh

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

35 Peserta Muda Berebut Tiket Bintang Radio Nasional

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:59 WIB

Ilustrasi cover editorial bantuan stimulan

EDITORIAL

60.223 KK, Amanah yang Harus Sampai ke Rumah

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:44 WIB