Tinggi Angka Pengganguran Akademis,  Ini Harapan Dewan Lhokseumawe 

Rabu, 6 April 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRK Lhokseumawe Komisi D Azhari.

Anggota DPRK Lhokseumawe Komisi D Azhari.

Tinggi Angka Pengganguran Akademis,  Ini Harapan Dewan Lhokseumawe

Lhokseumawe, (MA) – Terkait tingginya angka pengganguran akademis, politisi Partai Aceh yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe Komisi D Azhari membidangi pendidikan mengharapkan adanya pembaharuan sistem mengajar.

“Persoalan tingginya angka pengganguran akademis menjadi satu Indikator bahwa pendidikan di Aceh ada pada dataran dibawah rata-rata, artinya kita butuh pembaharuan sistim mengajar dan budaya,” Katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (6/4/2022)

BACA JUGA...  DPRK Lhokseumawe Terima Kunjungan Legislasi DPR Aceh

Kemudian ia menyebutkan, jika sarjana banyak pengangguran maka penghasil pengangguran itu adalah perguruan tinggi, artinya ada yang salah dalam metode sistem mengajar.

“Masyarakat Aceh secara geografis berada pada protein hebat dalam mengkonsumsi daging segar dan nabati hebat, maka cara berpikir orang Aceh cerdik dan jenius serta mampu bersaing diluar. Kemudian dataran pemikirannya bagus, abtitud dan budaya kolaborasi serta action ini perlu satu lagi kita butuh contoh dari apa yang akan kita kerjakan,” jelasnya.

BACA JUGA...  DPRK Lhokseumawe Akan Paripurna Qanun Pilchiksung

Selain itu dirinya mengharapkan, kampus yang ada di Aceh harus mampu merangsang dan memecahkan persoalan ini agar tidak ada lagi pada angka pengangguran yang tinggi.

Seperti diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 8.746.008 orang pada Februari 2021. Jumlahnya meningkat 26,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

BACA JUGA...  SAPA Desak Pemkab Aceh Besar Batalkan Pengadaan Mobil Dinas Rp7,6 Miliar

Sebelum covid-19, angka pengangguran di negeri yang berideologi Pancasila sudah sangat banyak. Sarjana di mana mana menjadi pengangguran, kecuali yang punya jaringan alias orang dalam  yang mudah mendapatkan pekerjaan.

Berita Terkait

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan
Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 
Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba
Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan
Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis
Kapolsek Tanah Jambo Aye Gelar Sosialisasi Perlinsos di Buket Jrat Manyang 
Haili Yoga: MPP Citra Pelayanan Daerah
HSN 2026, Aceh Tengah Gaungkan Perlindungan Santri

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Longsor Teratasi, Jalur Menggamat – Kota Fajar Lancar 

Minggu, 25 Oktober 2026 - 17:46 WIB

Besok, 1000 Anak Yatim Disantuni Wagub Aceh di Masjid Besar Quba

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Tim Itdam IM Periksa Pekerjaan  Jembatan Aramco di Aceh Selatan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Bank Aceh dan BI Provinsi Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Mangan Murum di Quba, Wagub Aceh Serukan Kebersamaan

Senin, 26 Okt 2026 - 21:39 WIB

Para mahasiswa pelaksana  poto bersama dengan sebagian siswa SMA Negeri 4 Banda Aceh yang menjadi peserta workshop.(Poto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PENDIDIKAN

Workshop Desain Grafis, Buka Peluang Freelance bagi Pelajar

Senin, 26 Okt 2026 - 21:25 WIB