Oh Langsa, Sejak PA Berkuasa Judi Berkedok Mainan Semakin Merajalela

Selasa, 12 April 2016

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga kota Langsa Mengeluh Banyak Judi Berkedok Permainan. Foto: www.beritainhil.com
Warga kota Langsa Mengeluh Banyak Judi Berkedok Permainan. Foto: www.beritainhil.com

Langsa | AP– Pemerintahan di Kota Langsa sekarang berada ditangan Partai Aceh. Sang Walikota Usman Abdullah kini hendak maju lagi. Namun sayang walikota yang akrab dipanggil Toke Suum belum mampu memberantas judi, malah kini semakin bertambah, ada bermain dengan sistim online (sbobet), ada juga secara menulis Togel dan ada pula dengan sistim permainan.

Permainan Anak-anak (Game Zone) itu tidak asing lagi kita lihat di kota besar, namun permainan tersebut sudah beredar di Kota Langsa tepatnya di Jalan Sudirman dan T.Umar.

Menurut hasil pantauan Wartawan Atjeh Press, Minggu (10/04) di lokasi tempat permainan Game Zone tersebut, banyak jenis permainan yang tersedia diantaranya, permainan “Ikan Mas”, permainan menembak ikan sejenis makhluk air seperti cumi-cumi dan jenis hewan laut lainnya.

BACA JUGA...  Disbudpar Aceh Gelar Pelatihan Peningkatan SDM Pelaku Ekraf di Langsa 

Dalam permainan game itu, masyarakat sangat antusias mengikuti perlawanan dalam permainan, bukan hanya anak-anak saja yang bermain, melainkan kaum dewasa pun turut serta.

Hasil konfirmasi wartawan Atjeh Press kepada salah seorang pelanggan bermain di arena Game Zone tersebut, Sabtu (09/04) lalu membeberkan cara bermain judi berkedok permainan ini.

“Sebelum bermain dalam permainan game ini, kita wajib membelikan koin yang telah tersedia di tempat kasir, dalam satu koin dijual seribu rupiah,” ujar pengunjung tanpa mau ditulis nama itu.

Ia juga mengatakan kesenangannya berkunjung ke tempat tersebut. “Saya senang berkunjung ketempat Permainan itu, karena dengan modal Rp. 10.000, terkadang bisa mendapatkan kemenangan ratusan ribu bahkan sampai jutaan rupiah,” ujarnya. “Uang itu di dapatkannya dari hasil penukaran koin yang sudah di tukar tempat kasir,” jelasnya lagi.

BACA JUGA...  Disbudpar Aceh Gelar Melayu Raya Art Festival 2022 

Dia menguraikan, dalam enam puluh koin dapat di jadikan uang berjumlah Rp. 50.000 (lima puluh ribu rupiah). “Jadi pihak kasir pun mendapatkan keuntungan koin sepuluh buah,” ungkap dia .

Dalam segala bentuk permainan tak jarang pula bila nasib Apes menghampirinya, ia harus menerima kekalahan juga. “Nama aja permainan, yang namanya hobi gimana”, sebutnya dengan nada polos kepada wartawan.

“Kami bermain game sampai larut malam, terkadang kami malas pulang kerumah, karena semakin larut malam semakin seru bermain permainan game tersebut,” begitulah pengakuannya.

BACA JUGA...  Kuliner di Kota Langsa Langar Pelaksanaan Syariat Islam

Di tempat terpisah, salah seorang warga Blang Pase Kota Langsa yang enggan di sebutkan namanya kepada awak media ini mengatakan, permainan game zone di kota Langsa, hanya kedok sebagai permainan anak-anak saja, padahal orang bermain itu kebanyakan kaum dewasa, hal itu sangat jelas, karena setiap permainan yang di menangkan, koin tersebut dapat di tukar menjadi uang (rupiah).

“Saya sangat heran di kota Langsa, kok semakin bertambah ajang permainan yang berbentuk dalam perjudian, apakah penegak hukum kota Langsa hanya mendiami atau membiarkan begitu saja, kasihan lo pak wartawan melihat generasi kita bila terjerat dalam dunia perjudian ini,” ungkap sumber dengan nada kesal kepada wartawan. (TIM)

Berita Terkait

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 
Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?
Taufik Jadi Plt Sekda Aceh
Ayah Wa Ajak Masyarakat Aceh Utara Semarakkan Maulidur Rasul 12 Rabiul Awal 1448 H
Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0
SPPG Malaka di Aceh Selatan Dihentikan, Korwil BGN: Ada Tiga Hal Belum Terpenuhi 
Satu Data, Sasaran Nyata
Teuku Adian Makmur Dilantik 
Tag :

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Ismik Salam: Pascabencana Belum 100 Persen Selesai, Mengapa IUP Tambang Berjalan Mulus?

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:50 WIB

Ayah Wa Ajak Masyarakat Aceh Utara Semarakkan Maulidur Rasul 12 Rabiul Awal 1448 H

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:58 WIB

Amzi JMY Pimpin TDA Jakarta Selatan 9.0

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:16 WIB

SPPG Malaka di Aceh Selatan Dihentikan, Korwil BGN: Ada Tiga Hal Belum Terpenuhi 

Berita Terbaru

POLITIK

Intelijen Aceh Waspadai Aksi Desember 2026

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:16 WIB

Nelayan Pesisir Asel  Deklarasikan Penjagaan Laut.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

LINTAS BARAT - SELATAN

Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Selasa, 25 Agu 2026 - 10:05 WIB

PEMERINTAHAN

Kurdi Jadi Sekda Aceh Barat 

Senin, 24 Agu 2026 - 20:45 WIB

PENDIDIKAN

Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul

Senin, 24 Agu 2026 - 20:31 WIB