Wabup Aceh Utara Berikan Arahan Kepada 8 Camat, Ini Arahannya

Selasa, 11 Januari 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Aceh Utara Fauzi Yusuf sedang menyaksikan penandatanganan pernyataan.

Wabup Aceh Utara Fauzi Yusuf sedang menyaksikan penandatanganan pernyataan.

Lhoksukon, (MA) – Wakil Bupati (Wabup) Aceh Utara Fauzi Yusuf meminta para camat untuk turut memfasilitasi dalam penyusunan qanun-qanun gampong. Hal itu merupakan salah satu prioritas kerja, karena kebutuhan terhadap qanun-qanun gampong saat ini sudah cukup penting mengingat banyaknya persoalan dan konflik sosial yang kerap terjadi.

Hal itu disampaikan oleh Fauzi Yusuf dalam arahannya pada acara pengantar tugas sekaligus serah terima jabatan (Sertijab) delapan orang Camat dalam wilayah Kabupaten Aceh Utara, berlangsung di aula Kantor Bupati di Landing Kecamatan Lhoksukon, Selasa, 11 Januari 2022. Para Camat tersebut masing-masing baru saja dilantik pada Kamis pekan lalu, 6 Januari 2022.

Selain memfasilitasi terbentuknya qanun-qanun gampong, Wabup Fauzi Yusuf juga meminta para Camat untuk proaktif, cerdas dan tanggap dalam melihat kondisi sosial masyarakat dan stabilitas daerah. Termasuk dalam hal penanganan bencana yang sewaktu-waktu menimpa daerah.

BACA JUGA...  Fauzi Yusuf : ASN Terus Berhati-hati dan Siaga Dalam Menjaga Protkes

“Kami minta untuk pandai-pandai merangkul semua komponen masyarakat, terutama kalangan aparatur desa. Berilah pemahaman dan informasi-informasi yang benar dan mencerahkan kepada aparatur desa, jangan sampai terjadi miskomunikasi yang membawa efek kurang baik dalam pemerintah dan pembangunan daerah,” tegasnya.

Serah terima jabatan dilakukan pada hari ini, kata Fauzi, bahwa delapan orang Camat yang telah dilantik adalah aparatur Pemerintah Daerah yang capable dan dianggap mampu melaksanakan tugas dan kewajiban di lapangan. Hal ini tidak berarti bahwa Camat yang lama tidak mampu melaksanakan tugas, akan tetapi perlu dilakukan rotasi jabatan Camat untuk kelancaran pengkaderan aparatur Pemerintahan yang handal di masa yang akan datang.

Hal ini perlu disampaikan agar tidak timbul pemikiran dan opini di masyarakat bahwa pergantian jabatan adalah kehendak Bupati ataupun Wakil Bupati, namun lebih memperhatikan profesionalisme dan penyesuaian kepangkatan dalam jabatan.

BACA JUGA...  BPJamsostek Bersama Bupati Aceh Tengah Serahkan Santunan Klaim Kematian Honorer

Camat adalah aparatur yang dipercaya oleh Bupati/Wakil Bupati untuk menempati jabatan di tingkat kecamatan dan telah melalui pertimbangan dari Tim Penilai Kinerja Pegawai Negeri Sipil Kabupaten Aceh Utara. Mereka berlatar belakang pendidikan dan pengalaman yang sangat relevan.

“Oleh karenanya, kami sangat mengharapkan agar Camat yang telah diserahterimakan mampu melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan penuh rasa tanggungjawab, serta membangun koordinasi dan kerja sama dengan lintas sektor,” harapnya.

Kepada para Muspika, kami sangat berharap kiranya dapat membantu dan memberikan dukungan penuh kepada para Camat dalam pelaksanaan tugas di lapangan, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Camat, Danramil dan Kapolsek adalah tiga pilar utama dalam menopang pelaksanaan Pemerintahan dan pembangunan di kecamatan, sehingga kerjasama yang optimal akan sangat membantu terlaksananya berbagai kegiatan dan program pemerintah di tengah masyarakat.

BACA JUGA...  PON XXI Aceh-Sumut Segera Berakhir, Aceh Raih Peringkat Lima Besar

Delapan Camat yang melakukan Sertijab pada kesempatan itu, masing-masing Camat Jambo Aye yang baru Fauzi Saputra, SIP (sebelumnya Camat Baktiya Barat), Mazinuddin, S.Sos, menjadi Camat Baktiya Barat (sebelumnya merupakan Sekcam Muara Batu), Ilyas, SE, menjadi Camat Samudera (sebelumnya Camat Pirak Timu), Zukhirullah, S.Sos, menjadi Camat Pirak Timu (sebelumnya Sekcam Matangkuli).
Selanjutnya, Safri, SE, menjadi Camat Tanah Pasir (sebelumnya Sekcam Tanah Pasir), Kamaruddin KS, SSTP, menjadi Camat Cot Girek (sebelumnya Sekcam Lhoksukon), Azhar, ST, menjadi Camat Nisam Antara (sebelumnya Sekcam Nisam), dan Mardani, S.Sos, MSM, menjadi Camat Geureudong Pase (sebelumnya merupakan Kepala Sekretariat MAA).[]

Berita Terkait

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie
Tragedi Berdarah di Tiro, Tarmizi Age: Pak Prabowo Selamatkan Perdamaian Aceh
Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 
Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026
Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten
Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati
Ayah Wa Dampingi Mendagri dan Terima Pompa Air
Bibit Kopi Program Hilirisasi Kementan Disambut Petani Gayo, Kualitas Dinilai Memuaskan

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 19:57 WIB

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Rabu, 4 November 2026 - 23:42 WIB

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 November 2026 - 14:41 WIB

Koro Pedang Jadi Alternatif Tempe, Solusi Bangun Andalas Raih Apresiasi Minerba 2026

Rabu, 4 November 2026 - 08:29 WIB

Dana Perimbangan Cair, Lima Ketua KADIN Batal WO di Musprov ke-7 Banten

Rabu, 4 November 2026 - 08:15 WIB

Komitmen Kembangkan Sepakbola Mini, Ketua KSMI Simeulue Audiensi dengan Wakil Bupati

Berita Terbaru

Satgas PB Asel melaksanakan gotong royong membersihkan Fasum dan rumah warga di Trumon, Kamis, (5/11/2026).(Foto/mediaaceh.co.id,/istimewa).

MILITER

Satgas Bencana Asel Bersihkan Fasum dan Rumah Warga

Kamis, 5 Nov 2026 - 20:05 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa saat membesuk korban dugaan kekerasan di rumah sakit Pidie.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Besuk Korban Kekerasan Tiro di Rumah Sakit Pidie

Kamis, 5 Nov 2026 - 19:57 WIB