‘Wonderland’, Gagasan Besar Kinerja Lemah ‘Syahwat’

‘Wonderland’, Gagasan Besar Kinerja Lemah ‘Syahwat’

BANDA ACEH (MA) – Wonderland (Negeri Ajaib), merupakan gagasan besar Pemerintah Aceh memajukan dan menggenjot destinasi (Kunjungan) wisata ke Provinsi Aceh, bak pepatah mengatakan ‘Gagasan besar, Kinerja lemah syahwat’.

Program dan idenya sangat monumental, sayangnya, perangkat dan kinerjanya tidak didukung dengan nilai-nilai militan profesional dan proporsional, hingga program Wonderland seolah stag dan bergeming.

BACA JUGA...  Pengurus LEM Aceh Study Banding ke Sulawesi Tenggara

Begitu penegasan Civitas Akademisi Universitas Abulyatama (Unaya) Aceh, Usman Lamreung pada mediaaceh.co.id. Minggu, 31 Oktober 2021 di Banda Aceh.

Kata Usman; langkah bupati Aceh Besar untuk menjadikan program wisata menjadi program strategis Aceh Besar patut didukung, namun kita harus lihat juga seserius apa kebijakan yang dicanangkan oleh pak Bupati dengan Wonderland-nya.

BACA JUGA...  Serda Totok Budiarto, Motivasi Para Petani Padi Bajak Lahan Persawahan Dengan Traktor

“Sebesar apa keseriusannya, karena seharusnya antara kebijakan dan realisasi program dilapangan harus lebih fokus dan serius, jangan pengembangan spot wisata karena kepentingan sempit dan tidak jangka panjang,” Tegas aktifis sosial dan pemerhati pemerintahan ini lagi.

Pemerintah Kabupaten Aceh Besar didapuk untuk mempromosikan dan meningkatkan Destinasi wisata melalui program Wonderland Buket Meusara, RT IV Jantho, namun Usman melihat ada keraguan pada tahapan keberhasilannya.