Lhokseumawe (MA) – Terkait banjir yang melanda sebagian kawasan di Aceh Utara, Bupati Muhammad Thaib merupakan sponsor perusak lingkungan. Hal itu disampaikan oleh Eri Ezi, Ketua Agitasi dan Propaganda Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Aceh.
Kemudian ia mengatakan bahwa banjir di Aceh Utara merupakan akibat ilegal logging dan pemberian izin pembukaan lahan perkebunan baru yang menyebabkan hutan tergerus dikawasan Aceh Utara.
“Sangat memilukan bila suatu daerah dipimpin oleh manusia rakus, perusak lingkungan, yang tidak mempunyai jiwa kemanusiaan, tidak bermoral, jauh dari tanggung jawab sebagai pemimpin yang diamanahkan oleh Undang-Undang,”, ucapnya Sabtu (2/10/2021)
Selanjutnya ia mengatakan, pembalakan liar dan pemberian izin pembukaan lahan perkebunan baru di kabupaten Aceh Utara sudah sangat meresahkan, ini yang menyebabkan perubahan iklim dan cuaca ekstrem menjadi dampak nyata dirasakan oleh masyarakat.
“Perselingkuhan elit ekonomi dan elit politik di Aceh Utara telah berlangsung lama, mengingat bahwa Pemkab Aceh Utara menjadi salah satu daerah yang berperan penting dalam menentukan keputusan secara geopolitik, akan tetapi selama 10 tahun menjabat hanya duka lara banjir tahunan untuk masyarakat,” ucapnya.
Ia menyebutkan, kekuatan dan keberadaan oligarki di Aceh Utara telah sangat membabi buta dalam mempertahankan kekuasaan dan ekonominya.
“Kami mengharapkan kepada rakyat terdampak untuk bersama melawan kezaliman pemerintahan demokrasi yang kriminal, karena sudah secara nyata tidak mampu melindungi rakyat,” imbuhnya. (Mulyadi).





