Sabang Bebaskan Wisata Lupa Penyebaran Virus Corona

Senin, 2 November 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Jalaluddin

Sabang (MA) – Meskipun Sabang pernah tercatat sebagai wilayah merah dalam penyebaran Virus Corona (Covid-19), namun untuk memajukan wisata masyarakat dan pendatang yang belibur di pulau Sabang, lupa akan wabah mematikan yang telah mendunia itu.

Aliansa (42) warga kota Medan Sumatera Utara (Sumut) yang sedang berlibur di Sabang, kepada media ini Senin (02/11/20) mengatakan Sabang itu sangat indah akan tetapi kelonggaran dan bebasnya terhadap Covid-19 dapat membahayakan bagi Sabang sendiri.

BACA JUGA...  Pelaksanaan Upacara HUT TNI AL Ke 72 Lanal Sabang Meriah

Maka itu, sebaiknya Pemerintah Kota (Pemko) dalam hal tim Pengawsan, Penanganan dan Penindakan Covid-19 harus serius menangani penyebaran wabah mematikan itu, dimana pemerintah telah menerapkan aturan wajib menjalankan langkah 3 M yaitu Memakai Masker, Menjaga (kerumunan massal) dan Memcuci Tangan dengan sabun.

Nah, apa yang terlihat dikawasan wisata Sabang jauh bedanya dengan apa yang diterapkan di pintu masuk pelabuhan Ulele Banda Aceh, dimana kami begitu ketat diawasi dan diwajibkan mengisi formulir yang disediakan petugas. Namun anehnya, sesampaikan kami di Sabang bahkan disini begitu bebas masyarakatnya berkeliaran tanpa harus mematuhi prorokol kesehatan seperti daerah lainnya., cetus Aliansa.

BACA JUGA...  IPEMAPA : Salurkan Bantuan Ke Korban Kebakaran di Keude Paya Bakong

Ia melihat sejumlah kerumunan massal yang berkumpul baik dibeberapa pantai, cafe dan kawasan Sabang Fair. Disana orang-orang bebas tidak memakai masker, tidak menjaga jarak (berkumpul secara kerumunan) bahkan, para pedagang juga tidak menyediakan tempat cuci tangan.

“Berbahaya sekali jika terus dibiarkan seperti tanpa menghiraukan protokol kesehatan sama sekali, saya pikir ini akan merugikan Sabang ini sendiri. Pasalnya, apabila status Covid-19 memerah di Sabang, pastinya wisatawan tidak akan berkunjung kesini lagi”, tandasnya.(*).

BACA JUGA...  Tgk Furqan Terpilih Ketua BKM Mukim Daroy Jeumpet Periode 2019-2022

Berita Terkait

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Berita Terbaru

Oplus_131072

RAGAM BERITA

Verdianto Iskandar Pimpin PB GABSI

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:58 WIB

NANGGROE

Jelang 4 Desember, NGO HAM Imbau Jaga Ketertiban

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:53 WIB

RAGAM BERITA

WALHI: Selamatkan Bumi

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:44 WIB

Penyambutan Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa) pada acara HUT Kabupaten Pidie Ke-515 tahun.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Minggu, 20 Sep 2026 - 13:13 WIB

Skuat Aceh Timur Di Gala Siswa Nasional (GSI) Tingkat Provinsi Aceh.

OLAHRAGA

Aceh Timur Tumbangkan Lhokseumawe di GSI Aceh 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:49 WIB