Mawardi Ali Apresiasikan Kerja Keras Panitia Aceh Raya

Selasa, 4 Februari 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Jantho (MA) – Bupat Aceh Besar Ir.H.Mawardi Ali, ketika memberi sambutannya dalam Acara Rapat Bersama Evaluasi antara Pemda Aceh Besar dengan Panitia Pembentukan Kabupaten Aceh Raya bertempat di Ruang UDKP Lhoknga, Senin 03 Januari 2020, kemarin.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan bahwa Pemda Aceh Besar sangat mendukung Pemekaran Kabupaten Aceh Besar menjadi salah satu Kabupaten Aceh Raya.

Menurutnya semua persyaratan administrasi untuk pemekaran tersebut dari pihak Pemda Aceh Besar telah kita lengkapi dan sudah kita sampaikan kepada panitia pemekaran Aceh Raya.

Bahwa selama sudah 20 tahun panitia dibawah kepemimpinan H.Muhammad Dahlan Sulaiman bekerja keras dengan segala bentuk pengorbanan hambatannya adalah diluar kewenangan panitia dan juga diluar kuasa dari pada Pemda Aceh Besar dan Provinsi Aceh.

BACA JUGA...  Konflik Lahan Sawit, Ayah Wa Perintahkan Pengukuran Ulang HGU

Tetapi semata-mata letaknya pada adanya Moratorium dari Pemerintah RI. Oleh karena itu pada kesepatan ini kami selaku Bupati Aceh Besar atas nama Pemda Aceh Besar memberi apresiasi yang tinggi dan Penghargaan yang sebesar besarnya kepada H. Dahlan Sulaiman sebagai orang tua kita yang selama 20 tahun ini tidak henti dan tidak kenal lelah dengan melewati berbagai halangan dan rintangan terus memimpin tim kerjanya mempersiapkan berbagai persyaratan yang disesuaikan dengan UU dan sudah 3 kali berganti.

Mawardi Ali selaku Bupati Aceh Besar akan membantu sebesarnya pembentukan Kabupaten Aceh Raya termasuk perjuangan ke Pemerintah pusat dan penyediaan dana yang selama ini ditangani oleh panitia secara mandiri.

BACA JUGA...  Bank Aceh Salurkan Zakat Rp11,94 Miliar

Dalam hal ini Pemda Aceh Besar tetap bersama sama dengan panitia pemekaran yang sudah ada dibawah pimpinan Dahlan Sulaiman.

Sementara itu H. Muhammad Dahlan Sulaiman selaku Ketua Umum panita Aceh Raya dalam laporannya disampaikan dan dibuat tertulis dalam 17 butir dua halaman penuh menguraikan bahwa perjuangan pembentukan Kabupaten Aceh Raya tidaklah mudah dibandingkan dengan pembentukan daerah otonomi baru lainnya khususnya di Aceh dan Indonesia Umumnya.

Semua hambatan ini datangnya bukan internal kepanitiaan, tetapi seluruhnya penyebab eksternal jika melihatnya hambatan itu mestinya panitia sudah lama berhenti dan bubar.

Apa lagi tanpa dukungan dana dari Pemerintah yang sebenarnya diamanahkan oleh Undang Udang.

BACA JUGA...  Pemerintah Aceh Apresiasi PT Hutama Karya Buka Akses Tol Padang Tiji–Seulimum untuk Jamaah Haji

Setelah berbagai masalah dan kesulitan teratasi terutama setelah Ir. Mawardi Ali menjabat Bupati dan Plt Gubernur Aceh dijabat Bapak Nova Iriansyah, semua kesulitan pada tingkat Kapupaten dan Provinsi Aceh oleh panitia berhasil diselesaikan dengan baik.

Namun setelah itu sampai dengan hari ini kita dihadapkan kepada kesulitan lain, terutama adalah ditutupnya kran Pemekaran untuk seluruh tanah air oleh Pemerintah RI.

Menurutnya dimana dua buah Peraturan Pemerintah (PP) yakni PP tentang desen besar penataan daerah (Desertada) dan PP tentang Detada yang merupakan amanah dari Undang Undang No.23 tahun 2014 tidak disahkan oleh oleh Presiden Joko Widodo yang menurut UU itu sendiri mestinya paling lambat disah pada tahun 2016,” ucap Dahlan Sulaiman.(R).

Berita Terkait

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh
Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M
Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 September 2026 - 17:58 WIB

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 September 2026 - 16:15 WIB

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terbaru

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB

Petugas melayani beberapa warga yang membeli paket pasar murah di Gerai KDMP Gampong Air Pinang Tapaktuan, Senin, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

EKBIS

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:58 WIB

Usai menyerahkan kursi roda, Bunda Salma berbincang-bincang dengan Samsuddin Pasaribu salah warga yang sakit lumpuh di Gampong Samakurok, Selasa, (22/9).

PEMERINTAHAN

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:15 WIB

FEATURE

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:36 WIB