Abdya (ADC) Warga Gampong Keude Baro Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, sangat mendambakan jalan aspal. Pasalnya, sejak desa itu ada hingga kini jalan lingkar di gamong tersebut belum tersentuh aspal.
Warga Keude Baro, Muksin, mengatakan peningkatan jalan gampong yang setiap tahun di usulkan melalui Musrenbang itu hingga saat ini belum ada tanda-tanda untuk dilakukan pengaspalan.
“Kenyataan ini membuat kami semakin pesimis untuk merubah gampong lebih baik, pemerintah saja terkesan tutup mata, padahal pejabat banyak yang lewat jalan ini kekebun mereka,” sebut Muksin.
Menurutnya, memiliki jalan hotmix sudah menjadi impian semua masyarakat disini yang setiap tahun anggaran berlangsung selalu menunggu dan menunggu sampai saat sekarang ini. “Bayangkan saja setiap tahun dilaksanakan Musrenbang yang kami usulkan cuma jalan itu untuk segera diaspal,” tegas Muksin.
Senada warganya, Keuchik Keude Baro, Zainun membenarkan warga desanya sangat mendambakan jalan tersebut. Menurutnya, permintaan pembangunan jalan lingkar tersebut sudah menjadi usaha terlama. Namun, tidak pernah tersampaikan, meskipun sudah sering diukur ruas jalan tersebut.
“Kami diaspal jalan ini saja sudah cukup, selebihnya bisa dimanfaatkan APBG untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi semua masyarakat disini,” sebut Zinun.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Ir Much Tavip MM abid Bina Marga PUPR Abdya, Muhibbudin ST menyebutkan, jalan Gampong Keuda Baro telah dimasukan dalam usalan DAK 2020.
“Jalan tersebut sudah kita usulkan di DAK 2020 ini, saat ini pun pak Kadis sedang di Palembang dalam rangka singkronisasi usulan,” sebut Muhibbudin.
Lebih lanjut, Muhibbudin menegaskan, pemerintah tidak tutup mata dalam hal pembangunan, termasuk dalam membangun kemajuan di Gampong Keude Baro. “Yang penting kita sabar dan berdoa semoga Kementrian PUPR menyetujui semua usulan kita,” singkatnya.(TM)















