Blangpidie (ADC) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Barat Selatan yang direncanakan akan dibangun di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) merupakan harapan besar bagi seluruh masyarakat kabupaten setempat. Pasalnya, KEK itu dinilai mampu membangkitkan ekonomi dikawasan tersebut.
“Kalau terpilih KEK itu bisa menampung 40.000 tenaga kerja dan kalau merujuk kepada data dan kesiapan kita maka insya Allah 99 persen kita yang dipilih lokasi KEK,” tutur Akmal Ibrahim disela-sela pembukaan Muscab Ke-IV MPC Pemuda Pancasila Abdya di Arena Motel Blangpidie. Sabtu, 24 Agustus 2019.
Akmal dalam kesempatan itu juga berharap masyarakat Abdya untuk mendoakan tujuan tersebut. “Doakan lah, saya butuh dukungan dari semua pihak untuk tujuan bersama ini. Kalau Abdya ini maju, kan bukan saya juga yang menimati,” katanya.
Lokasi KEK, lanjut Akmal, sudah di tetapkan dengan SK bupati pada tahun 2008 lalu sehingga Badan Pertanahan Nasional (BPN) tidak boleh mengeluarkan sertifikat tanah dikawasan tersebut.
“Dulu saya pernah pidato bahwa Abdya akan menjadi singapur mininya Aceh, waktu itu orang mengejek saya. Saya meyakini bahwa posisi Abdya begitu strategis. Abdya ini semua bisa dicapai 4 jam,” tuntas Akmal Ibrahim.(TN).




