Banda Aceh (ADC) Isu terbaru yang sedang hangat dibicarakan Masyarakat Aceh, sejak dua hari terakhir ini adalah soal pengangkatan non kombatan menjadi orang terpenting di organisasi politik kombatan GAM yaitu Partai Aceh (PA). Muhammad Saleh, diangkat oleh Ketua Umum PA H Muzakir Manaf melalui Surat Keputusan (SK), Nomor: 078/KPTS-DPA/VII/2019, tanggal 8 Juli 2019, yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPA Partai Aceh, H. Muzakir Manaf dan H Kamaruddin Abubakar.
Muhammad Saleh ditunjuk sebagai Juru bicara Partai Aceh, menggantikan Juribicara PA sebelumnya Tgk Jamaika.
Dikutip dari Situs Serambinews.com, yang merilis Rabu, 10 Juli 2019. Sejumlah keterangan yang disampaikan oleh Juru bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Azhari Cage, Bahwa pengangkatan Muhammad Saleh sebagai orang penting dibidang informasi dan komunikasi partai alias jurubicara PA, merupakan buah dari hasil penilaian Ketua Umum Partai Aceh, Muzakir Manaf, dimana kemampuan yang dimiliki Muhammad Saleh diyakini mampu membantu dan mendonhkrak kemajuan organisasi politik partai lokal pertama di Aceh itu.
“Atas berbagai pertimbangan, Mualem mengajak Muhammad Saleh untuk membantu dan bersama-sama dalam jamaah Partai Aceh. Dia diberi tugas serta tanggungjawab sebagai Juru Bicara,” kata Azhari Cage.
Dibidang pengalaman, Muhammad Saleh juga dipandang sudah sangat sarat dengan berbagai pengalaman baik di Tingkat daerah maupun nasional, dibalik Muhammad Saleh juga sebagai seorang Wartawan senior di Aceh sekaligus pemilik salah satu Tabloit mingguan di Provinsi Aceh.
Diharapkan dengan kehadiran Bos media mingguan ini sebagai jubir di partai Lokal itu, mampu memberikan warna baru bagi PA dan dapat terus mewujudkan kejayaan bagi Partai lokal Perdana itu.
“Mualem berharap, kehadiran Muhammad Saleh dapat memberi warna baru dan memperkuat citra Partai Aceh, sebagai partai lokal yang lahir dari rahim MoU Helsinki, 15 Agustus 2019,” demikian ujar Anggota DPRA itu.
Sebagaimana diketahui, Muhammad Saleh adalah salah seorang pimpinan sekaligus pemilik salah satu media Tabloit mingguan di Aceh, yang dikenal keras dan berani dalam memberitakan sejumlah informasi Aceh selama ini. Pria yang sering dipanggil dengan nama Saleh modus ini sebelumnya juga sempat tercatat sebagai caleg dari Partai lokal di Aceh ialah Partai Nasional Aceh pada tahun 2014 lalu. (Tim)




