Melalui TMMD juga TNI Terus Mengedukasi Masyarakat Tentang Nasionalisme

Selasa, 10 Juli 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SIMALUNGUN| Program lintas sektoral TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang saat ini digelar serentak di jajaran Kodam di Indonesia telah banyak memberikan pelajaran berharga betapa penting dan luar biasanya semangat gotong royong membangun bangsa.Selain itu TMMD juga bangkitkan tradisi gotong royong budaya bangsa Indonesia.
Demikian dikatakan Komandan Kodim 0207/SML Letkol Inf Robinson Talluoadang. S. I. P. MH, Selasa (10/07/2018) saat meninjau lokasi sadaran fisik renivasi RTLH di Kel Bah Sorma.
Ia mengtakan, di kegiatan TMMD,semua bahu membahu, memberikan sumbangan pikiran, ide, gagasan, sumbangan tenaga dan keterampilan, sumbangan materi dan kebendaan, dan lainnya.
“Saya selalu merasa senang atas kegiatan-kegiatan yang berbasis kegotong royongan untuk kepentingan masyarakat, ” ungkapnya.
Membangun jalan, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) dan jembatan bebarengan di wulayah 4 kecamatan di Siantar guna mewujudkan pembangunan merata demi meningkatkan taraf ekonomi masyarakat
“Sudah banyak yang temoto dan sangat membantu aksebilitas masyarakat untuk mereka yang akan bekerja, bersekolah, beribadah, berkegiatan sosial dan aktivitas lainnya. Kemudian memugar RTLH, membangun jambanisasi ataupun sanitasi. Sangat baik untuk meningkatkan derajat kehidupan masyarakat yang lebih layak dan sehat, “, jelasnya.
Belum lagi upaya-upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengentaskan kemiskinan. Ini luar biasa, ditengah upaya kita mengatasi persoalan kemiskinan, TNI hadir dengan program TMMD
Selain itu, kata Dandim, melalui TMMD juga TNI terus mengedukasi masyarakat tentang nasionalisme, tentang ancaman terorisme dan radikalisme, serta bahaya narkoba khususnya para generasi muda generasi penerus bangsa.
Diharapkan para pemuda dan anak-anak bangsa harus terus dibangun karakternya, tidak individualis, hedonis, dan apatis, tetapi menjadi generasi yang mempunyai karakter milenial yang baik, toleran, berjiwa sosial, peduli terhadap lingkungan serta selalu menjunjung tinggi kebenaran dan kejujuran.
“TMMD bukan semata membangun sarana fisik bagi masyarakat desa, tetapi dalam TMMD juga membangun semangat dan percaya diri masyarakat agar mampu mengelola potensi yang dimiliki serta kesiapsiagaan menghadapi setiap ancaman dan tantangan yang sedang dan akan dihadapi”, jelasnya.
Dandim mengajak kepada segenap komponen dan elemen masyarakat agar rakyat makin sejahtera dan mandiri dengan adanya prigram TMMD.
“Kita juga ingin rakyat punya daya tangkal dan daya cegah terhadap berbagai hal yang menjadi ancaman terhadap keutuhan bangsa. Begitupun kalau rakyat ditanya, tentu mereka juga menginginkan kehidupan yang sejahtera”,bebernya.
Dandim juga meyakini bahwa masyarakat juga ingin memberi banyak kontribusi bagi negeri. Itulah satu keinginan dan satu tujuan yang harus diintegrasikan dalam satu langkah nyata untuk membangun desa dan kehidupan rakyatnya yang makin baik, layak sehat dan sejahtera lahir mauoun batin.
“Ayo kita dukung semua kegiatan sosial TNI, khususnya TMMD dengan program pembangunan yang mensejahterakan masyarakat desa. Bangun desa tanpa meninggalkan kearifan lokal yang dimilikinya. “Desa maju, fasilitas pelayanan dasar masyarakate komplet, SDM-nya makin berkualitas, mandiri, punya spirotualitas tinggi, kreatif dan inovatif serta berkarakter kebangsaan yang kuat, dan lestari kebudayaannya”, pungkasnya. (Red)

BACA JUGA...  Siswa MAN 1 Aceh Besar Jadi Sasaran Vaksinasi BIN Daerah Aceh

Berita Terkait

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok
Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi
PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas
PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta
Masyarakat Didorong Jadi Garda Terdepan dalam Jaga Laut

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 14:16 WIB

Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong

Kamis, 17 September 2026 - 11:53 WIB

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Senin, 7 September 2026 - 14:25 WIB

Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Selasa, 1 September 2026 - 13:47 WIB

Pasca 27 Agustus, Isu Bergeser ke Kepercayaan Institusi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 17:09 WIB

PTGMI Aceh Selatan Reorganisasi Kepengurusan, Kuatkan Profesionalisme dan Integritas

Berita Terbaru

HUKOM

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:50 WIB

Tim Gabungan mengevakuasi jenazah korban ke dalam mobil untuk diserahkan kepada pihak keluarga korban.(Foto/mediaaceh.co.id/(istimewa).

PERISTIWA

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:41 WIB

Pertemuan dan Silahturahmi Direksi PT BAS dengan Kapolda Aceh.

RAGAM BERITA

Direksi Bank Aceh Silaturahmi ke Kapolda

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:29 WIB

Penyerahan SK Ketua DPD Partai Demokrat Aceh oleh Walikota Lhokseumawe Sayuti Abu Bakar.

POLITIK

Sayuti Resmi Nahkodai Demokrat Aceh

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:05 WIB

Para peserta kegiatan, lakukan foto bersama. Sebanyak 19 Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) di Aceh mendapatkan pendampingan pengembangan usaha berbasis hutan dan akses pembiayaan melalui pendekatan blended finance, Kamis (17/9/2026).
Foto: Tribun Gayo

PEMERINTAHAN

WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Jumat, 18 Sep 2026 - 08:23 WIB