Banda Aceh (ADC)- Sebanyak 437 siswa Madrasah di lingkungan Kementerian agama (Kemenag) Banda Aceh, bersaing di ajang Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Kota Banda Aceh tahun 2019.
Kegiatan yang berlangsung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Banda Aceh tersebut, dibuka oleh Kasubbag Tata Usaha Aida Rina Elisiva, B.Aac.MM mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Banda Aceh, Sabtu 20 Juli 2019.
Dalam sambutan tertulisnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Banda Aceh yang dibacakan Kasubbag Tata Usaha Aida Rina menyampaikan, Kompetisi Sains Madrasah merupakan event yang dilaksanakan secara serentak di setiap Kabupaten/ Kota di seluruh Indonesia, dan setiap peserta saling berkompetisi untuk menjadi yang terbaik di tingkat kabupaten, provinsi maupun di tingkat nasional.
“Untuk itu, utusan dari masing-masing perwakilan bukanlah ditunjuk, namun telah melewati seleksi dan pembinaan sebelumnya, sehingga siap bertempur untuk meraih yang terbaik,” ungkap Rina.
Ia juga mengingatkan kepada seluruh peserta kompetisi, agar tidak terburu-buru dalam mengisi soal dan tidak asal atau tidak menjawab soal, akan tetapi berpikir dengan baik dan menjawab soal dengan standar yang baik.
“Kita mencari nilai, bukan berinvestasi kekurangan nilai,” tegasnya di hadapan seluruh peserta kompetisi saat memberikan arahan dan sambutan pada pembukaan KSM.
Rina mengatakan, peserta harus mempunyai target dalam berkompetisi untuk meraih nilai yang terbaik dan bisa berkompetisi di tingkat provinsi, setelah provinsi juga harus mempunyai target untuk berkompetisi di tingkat nasional.
“Hal itu tidak mungkin lahir begitu saja tanpa pembinaan dari madrasah dan keinginan dari individu masing-masing,” ungkapnya.
Ia berharap, peserta yang terpilih hingga peringkat terbaik tiga di masing-masing bidang kompetisi, agar dibina dengan baik oleh Madrasah dan Kelompok Kepala Madrasah (K3M) untuk melakukan tes khusus.
“Tidak hanya di bidang keilmuan saja, akan tetapi juga praktek,” tuturnya.
Selain itu, Rina juga mengingatkan kepada seluruh kepala Madrasah, untuk memberikan penghargaan kepada peserta yang meraih peringkat 10 besar pada ajang tersebut, agar bisa masuk ke madrasah pada jenjang madrasah selanjutnya tanpa mengikuti tes.
“Seluruh peserta kompetisi ini, juga harus diberikan sertifikat, terutama yang meraih peringkat tiga besar,” pinta Rina.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Banda Aceh, Mulizar, M.Pd menyebutkan, 437 siswa madrasah tersebut terdiri dari 110 orang tingkat Madrasah Ibtidaiyah, 150 orang tingkat Madrasah Tsanawiyah, dan 177 orang lainnya tingkat Madrasah Aliyah.
Mulizar juga menjelaskan, adapun mata pelajaran yang dikompetisikan yaitu, di tingkat Madrasah Ibtidaiyah terdiri dari, bidang Matematika, Sains dan Ilmu Pengetahuan Alam. Tingkat Madrasah Tsanawiyah, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Ilmu Pengetahuan Sosial. Sedangkan tingkat Madrasah Aliyah terdiri dari, Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, dan Geografi.
Hadir pada acara pembukaan KSM Kota Banda Aceh, seluruh Kepala MI, MTs, MA dan Kelompok Kerja Pengawas Madrasah dan Pengawas PAI Kemenag Banda Aceh. (Rel)




