143 Kepsek SMP di Aceh Utara Berkumpul di SMPN 2 Tanah Jambo Aye, Ada Apa?

Kadisdikbud Aceh Utara Jamaluddin,S.Sos,M.Pd sedang menyampaikan kata sambutan dihadapan para peserta MKKS dan Arisan di SMPN 2 Tanah Jambo Aye.

Lhoksukon, (MA) Sebanyak 143 Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri dan Swasta di Aceh Utara mengikuti acara Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), dan arisan ke – 29, dengan tema “Giat Membangun Pendidikan Bersama“. Acara MKKS dan Arisan tersebut dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Kecamatan Tanah Jambo, Kabupaten Aceh Utara, Selasa, (22/3/2022).

Kadisdikbud Aceh Utara Jamaluddin,S.Sos,M.Pd saat dikonfirmasi oleh media mengatakan kegiatan yang dilaksanakan oleh MKKS tingkat SMP, baik itu SMP Negeri dan Swasta merupakan kegiatan rutin setiap bulan yang dilaksanakan disetiap sub rayon masing-masing.

“Disetiap setiap bulan disetiap rayon itu ada arisan tingkat MKKS. Disitu membahas persoalan-persoalan kepala sekolah. Penyampaian yang perlu kita sampaikan didalam kegiatan tersebut juga bagian dari bespraktisnya kepala sekolah,” ujarnya Jamaluddin.

Sambungnya, disaat berkunjung ditempat kegiatan yaitu SMPN 2 Tanah Jambo Aye para peserta MKKS melihat kondisi sekolah tersebut bagaimana, disaat selesai kegiatan para peserta bisa melihat kondisi sekolah tersebut, apa yang bisa diadopsi dari sekolah yang di kunjung tersebut.

“Arisan di setiap sub rayon yang dilaksanakan oleh MKKS dihadiri oleh seluruh kepala sekolah baik itu SMP Negeri maupun SMP Swasta di Aceh Utara. Bulan depan nanti dibuat di sekolah lain, jadi turus berpindah dari bulan ke bulan dalam 12 kali dilakukan kegiatan tersebut,” tutur Jamal sapaan akrabnya itu.

BACA JUGA...  Disdikbud Aceh Utara Gelar PTK Berprestasi 2023

Kadisdikbud berharap setiap kegiatan MKKS wajib diikuti dan kompak, solid, dan program-program MKKS tersebut dijalankan, kemudian visi – misi dari pada MKKS juga harus terwujud,” kita dorong semua kepala sekolah wajib ikut arisan MKKS,” tegasnya.

Saat disinggung oleh media terkait peserta yang tidak hadir dalam kegiatan tersebut, Kadisdikbud Aceh Utara mengatakan,” tiga kali tidak hadir dengan berturut – turut kita akan memberikan sanksi nanti, ada sanksi administrasi dan kita mutasi ke sekolah lain nantinya,” pungkasnya.

Di acara tersebut ketua MKKS Drs. Sulaiman Arbi menyampaikan program yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan 1443 H tahun 2022 M dihadapan para peserta yang hadir.
Ia meminta semua sekolah untuk dapat melaksanakan kegiatan “Penguatan Dinul Islam” yang dilaksanakan dari tanggal 11 sampai dengan 22 April 2022.

“Kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk menjalankan program-program yang sudah kita buat, seperti acara hari ini kita mengajak seluruh kepala sekolah khususnya SMP Negeri dan Swasta di Aceh Utara untuk melaksanakan kegiatan Penguatan Dinul Islam pada bulan Ramadhan ini,” ujarnya Sulaiman.

Lanjutnya, dalam kegiatan MKKS dan Arisan, pihaknya membahas tentang bagaimana menjalankan program tentang peningkatan mutu, baik itu program dari dinas dan program dari MKKS. “Program-program tersebut kita usulkan kepada dinas dan sebaliknya program dinas disampaikan kepada kita dalam setiap pertemuan seperti hari ini,”kata Sulaiman.

BACA JUGA...  Mahasiswa Asal Aceh, Raih Gelar Doktoral Suma Cumlaude di Universitas Al Azhar Mesir Kairo

Ia juga sangat termotivasi tentang kebersihan di SMPN 2 Tanah Jambo Aye ditempat dibuatnya acara MKKS di wilayah Utara bagian Timur, dan Sulaiman juga mengharapkan kepada sekolah-sekolah lain khususnya SMP di Aceh Utara harus juga bersih.

Selanjutnya Korwasda Pendidikan Aceh Utara Drs. Jufri,M.Pd dalam paparannya dihadapan peserta menyampaikan tata cara penyusunan tentang kelengkapan administrasi pembelajaran bagi guru-guru, “monitoring dan evaluasi tentang bereh bersahaja, dan kantong absen dengan menggunakan aplikasi absen untuk semua sekolah di Aceh Utara yang di kontrol oleh pengawas pembina masing-masing,” ujarnya.

Kadisdikbud Aceh Utara menambahkan, arisan ke – 3 MKKS SMP dalam tahun 2022, tentang pendidikan yang bermutu secara berjenjang yang dapat terukur setelah proses dalam beberapa tahun kedepannya.

Maka, lanjutnya, diperlukan kerja sama yang baik antara pihak sekolah, kepala sekolah dan guru serta tendik, Pengawas sekolah dan dinas Pendidikan.

Ia juga meminta sekolah-sekolah di Aceh Utara perlu membuat program sekolah unggulan dengan kurikulum yang islami disesuaikan dengan kurikulum pendidikan yang berlaku sehingga dapat berkualitas dan berdaya saing yang tinggi.

“Guru penggerak (GP) merupakan modal awal bagi program sekolah penggerak (PSP), untuk menyambut Kurikulum Merdeka di awal tahun pembelajaran 2022-2023,”sebut Jamaluddin.

BACA JUGA...  Kodam IM dan Unaya Siap Kerja Sama, Ini Kata Rusli Bintang 

Sementara itu Nazaruddin,S.Pd selaku kepala sekolah SMPN 2 Tanah Jambo Aye mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada para tamu, khususnya Kadisdikbud Aceh Utara beserta rombongan yang sudinya sudah memilih sekolah SMPN 2 Tanah Jambo Aye sebagai tempat kegiatan MKKS se Aceh Utara.

Dan dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada dewan guru dan staf TU SMPN 2 Tanah Jambo Aye sudah berusaha untuk menyukseskan acara MKKS se Aceh Utara. “Dan kekompakan para guru kita lihat sangat luar biasa disaat Kadisdikbud Aceh Utara dan rombongan tiba di SMPN 2 Tanah Jambo Aye ini,” ujarnya Pak Nazar sapaan akrabnya ini.

Pak Nazar mengharapkan untuk kedepan dunia pendidikan di Aceh Utara ini lebih maju dan berkembang seperti apa yang diharapkan oleh Kadisdikbud Aceh Utara yaitu peningkatan mutu.

“Saya selaku kepala sekolah sangat senang dengan program pemerintah dibawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Utara untuk melaksanakan peningkatan mutu di seluruh sekolah yang ada di Aceh Utara,” tutup Nazaruddin.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kadisdikbud Aceh Utara Jamaluddin,S.Sos,M.Pd, Sektaris Disdikbud Aceh Utara Razali, S.Pd.I, MSP., M,Pd, Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud Aceh Utara Herman,S.Pd., M.Pd, Korwasda Pendidikan Aceh Utara Drs. Jufri, M.Pd, pengawas pembina, dan seluruh kepala sekolah SMP Negeri dan Swasta di Aceh Utara.[]

Laporan : Sayed Panton