ZIKAY Group Bahas Rencana Investasi Strategis di Aceh, Fokus pada Empat Sektor Utama

Didampingi Ketua KPA Luwa Nanggroe Teuku Emi Syamsyumi [Abu Salam] Delegasi Zikay Group dipimpin oleh Y.A.D Datuk Mohd Khay Bin Ibrahim D.I.M.P D.S.I.S, Bersama putranya, Taufiq Mohd Khay (General Manager) dan Fikri Mohd Khay (Senior Executive), serta Iqbal Marzuqi Iszhar (Managing Director The Sentral Mint), serius bekerja sama dengan Aceh dalam berbagai bidang. (Foto/Dok : Umar Hakim/mediaaceh.co.id).

Rombongan ini didampingi oleh jajaran KPA Luwa Nanggroe, termasuk Teuku Emi Syamsyumi (Abu Salam) selaku Ketua, Datuk H. Mansyur Bin Usman (Penasehat KPA), Robbi Darniawan (Tengku Wan, Bendahara KPA), Basri (Cek Bas), Umar Hakim Ilhami (Juru Bicara), serta Boyhaki, ajudan setia H. Muzakir Manaf (Mualem).

Kehadiran KPA Luwa Nanggroe memastikan bahwa kepentingan strategis Aceh tetap menjadi prioritas utama dalam diskusi investasi ini.

BACA JUGA...  Pemerintah Aceh Akhirnya Cabut Rekomendasi PT EMM

Diskusi Intensif dengan Pemerintah Aceh

Dipimpin langsung oleh Dr. H. T. Ahmad Dadek, SH, MH, Ketua Bappeda Aceh, pertemuan yang berlangsung secara hybrid ini melibatkan sejumlah pejabat penting.

Hadir di antaranya adalah T. Faisal (Kepala Dinas Perhubungan Aceh), Martunis (Kepala Dinas Pendidikan Aceh), perwakilan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Biro Ekonomi Setda Aceh, serta Teguh Darmawan Saiman, General Manager Bandara Sultan Iskandar Muda.

BACA JUGA...  YARA Minta Medco Jangan Ciptakan Sumber Konflik Baru di Aceh

Dalam pertemuan tersebut, para investor dan pejabat pemerintah membahas secara mendalam peluang investasi di Aceh. Fokus pembicaraan mencakup empat sektor utama:

Pertama sektor Perhotelan dan resort – Pengembangan fasilitas pariwisata kelas dunia yang berpotensi menarik wisatawan lokal dan internasional.