WASI Siap Pecahkan Rekor Dunia Selam, Kapolri: Selamat Berjuang

  • Bagikan

 77 total views,  1 views today

Manado (ADC)- Indonesia akan memecahkan rekor selam terbanyak di dunia hari ini. Sebanyak 3100 penyelam berpartisipasi dalam Guinness World Record (GWR) selam ini.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang datang memberi sambutan pada acara Wanita Selam Indonesia (WASI) ini menyampaikan, sebelumnya pada 2009, sebanyak 2400 penyelam ikut serta dalam Sail Bunaken.

“Hari ini lebih kurang 3100. Mudah-mudahan bisa kita pecahkan rekor ini,” ujar Kapolri di Pantai Kawasan Megamas, Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu 3 Agustus 2019.

Selain itu, Kapolri juga mengatakan, selain rekor penyelam terbanyak, akan dipecahkan juga rekor pembentangan bendera terbesar di bawah air, dalam hal ini Bendera Merah Putih.

“Nanti juga kita lanjutkan Upacara Bendera 17 Agustus, yang sebentar lagi kita rayakan. Kita sudah rayakan duluan di sini, di bawah laut dalam bentuk upacara. Tentu juga ini akan kita viralkan,” tegas Kapolri.

Sebelumnya, aksi pemecahan rekor telah dilakukan WASI bersama 578 penyelam pada Kamis 1 Agustus 2019. Yaitu, rekor rangkaian manusia terpanjang di bawah air (Longest Human Chain Underwater).

“Kita juga mengucapkan terima kasih dan selamat, karena pada 1 Agustus kemarin sudah pecahkan rekor gandengan tangan terbanyak,” tutur Jenderal Pol Tito Karnavian.

Untuk itu dia berharap, agar hari ini, dua rekor lainnya bisa dipatahkan. Sebab dengan begitu kata Kapolri, nama Indonesia, nama Manado, dan nama Bunaken semakin mendunia.

Sehingga, bisa lebih mendongkrak pariwisata dan menambah investasi di Indonesia. “Welcome to the Indonesia, welcome to the Manado, salah satu destinasi pariwisata yang berkelas internasional. Mudah-mudahan upaya kita memberi manfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia bukan hanya di Sulawesi Utara dan Manado,” sebut Kapolri.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberi kelancaran bagi upaya kita ini. Selamat berjuang,” pungkas jenderal bintang empat itu. (Rel)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...