Wartawan Pikiran Merdeka Dicekik Anggota DPRK Aceh Timur

Rabu, 7 Juni 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TIMUR | AP – Wartawan mingguan Pikiran Merdeka yang juga anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Aceh Timur, Iskandar mendapatkan ancaman dari oknum anggota DPRK Aceh Timur Muzakir, Rabu (07/06/2017), karena buntut dari pemberitaan yang dimuat di media cetak mingguan tersebut berjudul ‘Asmara Gelap Pak Dewan Berbuntut Panjang’.

Kepada wartawan, Iskandar menceritakan awal mula kejadian pengancaman terhadap dirinya oleh oknum politisi Partai Aceh tersebut.

Kata Iskandar (41), warga Dusun T. Banta, Desa Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, menceritakan sebelumnya sekira pukul 14.30 WIB, dirinya baru pulang dari Kantor Setdakab tiba-tiba Muzakir menelpon dirinya sambil berkata ‘Pat Kah’ (hingga berkali-kali).

Saat itu, lanjutnya, saya menjawab mau kembali ke rumah namun Muzakir menyuruh saya agar pergi ke rumahnya dengan maksud untuk menyelesaikan permasalahan, dimana permasalahan tersebut berawal dari pemberitaan Muzakir yang dimuat dalam surat kabar mingguan ‘Pikiran Merdeka’.

BACA JUGA...  Kepentingan Terusik, Wartawan Diancam

“Berita itu dimuat dengan judul ‘Asmara Gelap Pak Dewan Berbuntut Panjang’ tanggal 05 Juni 2017, halaman 18 (delapan belas),” terang Iskandar.

Selanjutnya, saya dihubungi kembali oleh Muzakir dan mengatakan ‘kenapa tidak sampai-sampai, apa mau saya bakar mobilmu’.

Bukan hanya itu saja, Iskandar juga mengatakan kalau Muzakir terus menerus menghubungi dirinya sambil mengeluarkan ancaman.

“Selain mengancam membakar mobil, Muzakir juga beberapa kali datang ke rumah. Terus terang membuat resah dan saya serta keluarga terancam,” bebernya.

BACA JUGA...  Kasus Wartawan Lapor Wartawan di Aceh Utara Dinilai Tidak Cukup Unsur

Karena Iskandar merasa terancam, akhirnya dia mendatangi Polsek Idi Rayeuk untuk melaporkan pengancaman yang dilakukan Muzakir, oknum anggota DPRK Aceh Timur yang merupakan warga Desa Titi Baro, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

“Ia, sudah saya laporkan ke Polsek Idi Rayeuk,” kata Iskandar melalui telepon seluler, Rabu (07/06/2017).[Red]
Tampilkan kutipan teks
“Ia, sudah saya laporkan ke Polsek Idi Rayeuk,” kata Iskandar melalui telepon seluler.

Usai buat laporan di Polsek Idi, lalu Iskandar pulang ke rumah. Belum lama di rumah tiba-tiba Muzakir datang dengan mengunakan sepeda motor dengan menggunakan helm lalu berkata ‘ayok ke rumah saya, kita selesaikan persoalan ini di depan keluarga saya’.

BACA JUGA...  Pererat Kemitraan Kasat Lantas Polres Sabang Silaturrahmi ke PWI Setempat

“Namun saya tidak mau dengan ajakan tersebut, lalu kata saya, bila ada yang kurang terhadap pemberitaan tersebut maka beri hak jawab,” kata saya lagi kepada Muzakir.

“Setelah itu dengan nada emosi Muzakir menggenggam tangan saya sebanyak dua kali untuk mengajak saya kerumahnya namun saya tarik tangan saya. Tak lama setelah itu, Muzakir mencekik leher saya namun spontan saya tarik leher saya,” terangnya lagi.

“Sekarang saya masih di Polsek Idi buat melengkapi laporan. Saya tidak terima perlakuan seorang anggota dewan yang terhormat memperlakukan saya dengan kasar di depan anak dan istri saya dengan mencekik leher saya,” demikian ungkap Iskandar, Rabu (07/06/2017).[Red]

Berita Terkait

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Longsor Menghantui Pengguna Jalan 
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
KPK Usut Korupsi BPN
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Jumat, 18 September 2026 - 17:50 WIB

KPK Usut Korupsi BPN

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Pilar Wirotama: Tantangan Komunikasi Bukan Sekadar Framing

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:15 WIB

NASIONAL

Ketua Umum SPS: AI Harus Jadi Pengungkit Bisnis Pers

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:10 WIB

Foto bersama kedutaan besar Myanmar, Mang Hau Thang didampingi Counsellor Shwe Yi Phyo, First Secretary San Nyunt Aung, dan Chief of Chancery Htet Htet Aung dan KSMI, Ketua Umum Yan Mulia Abidin, dan pengurus lainnya, Tundra Meliala, Moko Pamungkas, Meina Paloh, M. Iksan Tauleka, Dudung Abdul Rachman, Marino. (Dok.KSMI)

OLAHRAGA

Perkuat Persahabatan Asia, Myanmar Bergabung 

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:05 WIB

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB