Warga Diminta Pro Aktif Kawal Dana Desa di Nagan Raya

Kamis, 4 Januari 2018

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suka Makmue (ADC)– Tokoh muda asal Nagan Raya, Juanhar meminta masyarakat agar turut terlibat dalam pengawasan dana desa khususnya di Kabupaten Nagan Raya sehingga lebih tepat sasaran.  Permintaan tersebut dikarenakan pemerintah selama ini terkesan tak mampu melakukan pengawasan bila tanpa bantuan dari masyarakat.

“Dana desa itu sudah jadi hak masyarakat desa, jadi masyarakat harus tanggung jawab ikut mengawasi, ikut mengontrol uang itu jadi barang apa. Apakah jadi irigasi, apakah jadi barang, apakah jadi barang-barang yang lain, harus ikut mengawasi,” kata Juanhar kepada mediaaceh.co.id, Rabu, 3 Januari 2018.

BACA JUGA...  KPPN Lhokseumawe Gelar Press Release Perkembangan APBN

Menurut mantan aktifis Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Kabupaten Nagan Raya ini,  kemungkinan penyimpangan dana desa sangat besar, apalagi dana tersebut ditransfer secara langsung dari pemerintah pusat ke desa. “Gak mungkin pemerintah pusat, pemprov, pemda mengikuti begitu banyaknya desa. Kontrol yang paling baik, pengawasan yang paling baik itu adalah dari masyarakat,” tambah Ketua Persatuan Paguyuban Masyarakat Jawa (PPMJ) Kabupaten Nagan Raya ini.

BACA JUGA...  Menunggu Dana yang Belum Dicairkan

Selain aktif mengawasi, politisi muda ini juga mendesak pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan terhadap desa desa yang terindikasi rawan penyimpangan, apalagi sebutnya, selama ini dana desa disinyalir banyak disalahgunakan.

“Kita berharap supaya aparat berwenang menindak oknum oknum yang terlibat korupsi dana desa, baik untuk kepentingan pribadi maupun golongan, lebih lebih bila digunakan untuk kepentingan politik,”  desak pemuda yang pernah aktif di relawan Koalisi Aneuk Nanggroe.

BACA JUGA...  Di depan Ribuan Simpatisan, Teuku Riefky Ajak Masyarakat Wujudkan Perubahan

Penindakan terhadap oknum oknum nakal itu sangat diperlukan, supaya memberi efek jera bagi aparatur desa yang bermental korup.  Karena kata dia, tak sedikit pula kepala desa yang berhasil mengelola dana desa dengan baik sehingga lebih tepat sasaran bagi masyarakat.

“Memang perlu diperbaiki prosedurnya agar lebih sederhana. Juga diperbaiki pengawasannya sekarang kan ada satgas pengawasan. Tapi yang paling penting pengawasan itu oleh masyarakat, paling penting,” pungkasnya. (MTU)

Berita Terkait

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit
Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo
Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP
Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara
Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 
Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 
Tag :

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WIB

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 September 2026 - 17:19 WIB

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 September 2026 - 17:05 WIB

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Senin, 14 September 2026 - 16:57 WIB

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Senin, 14 September 2026 - 14:57 WIB

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 Sep 2026 - 17:32 WIB

Rapat pembahasan APBK di DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lepas sambut Kapolres Aceh Tengah.

RAGAM BERITA

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Senin, 14 Sep 2026 - 17:05 WIB

Ketua Kopsen Baitul Qiradh Baburrayyan Rizwan Husein sedang sosialisasi cara Penguatan Jaringan Usaha bagi Koperasi Desa Merah Putih.

EKBIS

Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP

Senin, 14 Sep 2026 - 16:57 WIB