Usman Lamreung: Jalur Dagang Aceh–Penang Strategis, Namun Perlu Strategi Bisnis yang Terukur

Selasa, 9 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil rektor I Universitas Abulyatama Banda Aceh Dr. Usman Lamreung,M. Si.

Wakil rektor I Universitas Abulyatama Banda Aceh Dr. Usman Lamreung,M. Si.

BANDA ACEH | MA Wakil Rektor I Universitas Abulyatama (Unaya) Banda Aceh Dr. Usman Lamreung,M. Si menyambut baik langkah PT PEMA yang berencana membuka jalur ekspor kopi dan perdagangan langsung antara Aceh dan Penang, Malaysia.

Menurutnya, inisiatif tersebut patut diapresiasi sebagai upaya membangun ekosistem dagang regional, namun harus ditopang oleh strategi bisnis yang terukur dan berbasis data.

BACA JUGA...  17 Industri di Aceh Utara dapat Sertifikat dari Dinas Ini

“Secara geografis, jalur laut Krueng Geukuh–Penang memang logis. Tapi secara bisnis, pelayaran langsung hanya efisien jika ada volume muatan yang konsisten. Tanpa itu, biaya operasional bisa lebih besar dari manfaatnya,” ujar Usman, pada, media ini lewat siaran pers, Selasa (9/9/2025).

Ia menilai bahwa kopi Gayo memiliki reputasi internasional yang kuat, namun ada soal, karena Malaysia bukan pasar utama untuk kopi specialty.

BACA JUGA...  Pemerintah Mampu Atasi Kelangkaan Migor, Tapi Kenapa Tidak Mau?

Oleh karena itu, ekspor ke Penang harus disertai dengan segmentasi pasar yang jelas, strategi branding, dan kemasan yang mampu mengangkat nilai tambah produk.

“Jangan sampai kopi Aceh hanya diperlakukan sebagai komoditas mentah. Kita perlu narasi, perlu diferensiasi, dan setuju perlu keterlibatan generasi muda untuk mengemasnya sebagai produk premium,” tambahnya.

Terkait pembangunan Rice Milling Unit (RMU) dan Integrated Cold Storage (ICS), Usman menyarankan agar fasilitas tersebut tidak hanya menjadi proyek fisik, tetapi benar-benar terintegrasi dengan rantai pasok ekspor.

BACA JUGA...  BPKS Perbaiki Kapal Pulo Deudap Rp.8,8 M Kini Diduga Rusak Lagi

Berita Terkait

SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh
Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 
Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh
Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:21 WIB

SPS Aceh Berduka, Sjamsul Kahar Tinggalkan Jejak Panjang Pers Aceh

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 September 2026 - 17:58 WIB

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 September 2026 - 16:15 WIB

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 September 2026 - 07:42 WIB

Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan

Berita Terbaru

RAGAM BERITA

Anto Genk Apresiasi SPS Workshop Series: AI Jadi Peluang Baru

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:39 WIB

Ketua PSI Provinsi Aceh, Anwar Tgk. Rabo.

PERISTIWA

PSI Aceh: Jangan Viralkan Identitas Anak di Ruang Digital

Rabu, 23 Sep 2026 - 23:34 WIB

KESEHATAN

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Rabu, 23 Sep 2026 - 22:58 WIB

NEWS FEATURE

SLCN Perkuat Kesiapsiagaan Nelayan Hadapi Cuaca

Rabu, 23 Sep 2026 - 17:46 WIB