Trauma dengan Kasus Gorden DPR, Pemuda Aceh Minta Presiden Tak Tunjuk Pj Gubernur Yang Suka Hamburkan Anggaran Rakyat

Jumat, 24 Juni 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

koordinator Gerakan Restorasi Aceh (GeRAh) Samsul Rijal.

koordinator Gerakan Restorasi Aceh (GeRAh) Samsul Rijal.

Banda Aceh, (MA) – Polemik pengadaan gorden DPR yang sempat mencuat karena menelan anggaran mencapai 43,5 Milyar menjadi preseden buruk yang sempat memalukan Aceh di mata nasional. Bagaimana tidak, polemik itu sempat menimbulkan protes dari banyak pihak seantero negeri ini,” kata koordinator Gerakan Restorasi Aceh (GeRAh) Samsul Rijal kepada media ini lewat rilisnya, Jum’at (24/06/2022).

Bayangkan saja, kata Rijal, sesuatu yang tidak pernah diamanahkan oleh pimpinan DPR RI malah dimasukkan dalam alokasi anggaran, hingga menyeret nama DPR ke publik, walaupun akhirnya pimpinan DPR secara tegas perintahkan membatalkan pengadaan tersebut.

“Sebagai rakyat Aceh, kita tentunya sudah trauma dengan pejabat-pejabat yang memiliki track record suka menghamburkan uang rakyat untuk hal yang terkesan berpoya-poya dan tidak bermanfaat untuk rakyat. Untuk itu, kita meminta presiden Jokowi dengan kebijaksanaannya tidak menunjuk pejabat yang punya rekam jejak suka menghambur-hamburkan uang rakyat untuk hal yang kurang manfaatnya,” ujar koordinator GeRAh ini.

BACA JUGA...  Polemik Tunjangan ASN Aceh Selatan, Kapan Diatasi ?

Menurut Rijal, persoalan mendasar di Aceh saat ini dalam penggunaan triliunan uang otsus adalah belum mampu menyentuh maksimal masyarakat bawah. “Sudah begitu banyak otsus diberikan ke Aceh, triliunan rupiah pertahunnya namun justru Aceh menjadi Provinsi dengan predikat termiskin di Sumatera. Ini menunjukkan anggaran yang besar jika dihambur-hamburkan juga tak ada gunanya dan hanya sebatas kalangan elit semata,”jelasnya.

BACA JUGA...  Aceh Kreatif: Komisaris BAS Perlu Dilakukan Penyegaran

Pihaknya sangat berharap agar Presiden dalam keputusannya nanti tidak memberikan mandat kepemimpinan Aceh kepada sosok yang track recordnya tercatat menghambur-hamburkan uang negara tanpa memperhatikan kepiluan rakyatnya. “Jika presiden memberikan mandat kepada sosok yang kurang peduli nasib masyarakat bawah dan suka membuat program dan kebijakan yang menghamburkan uang rakyat maka ini akan jadi preseden buruk yang terulang lagi dalam kepemimpinan Aceh. Tentu ini akan sangat memilukan, dimana Aceh akan terus-terus menjadi daerah dengan kemiskinan dan anggaran tertinggi,” jelasnya.

Pihaknya berdo’a agar Presiden Jokowi memberikan mandat kepada pejabat yang peduli nasib rakyat kecil. “Jangan sampai yang dikirim ke Aceh justru pejabat yang hobbinya membuat program tak bermanfaat seperti tragedi pengadaan gorden DPR yang melukai hati rakyat, walaupun setelah dikecam akhirnya dibatalkan,” katanya.

BACA JUGA...  Lantik 12 Keuchik, Ini Pesan Walikota Sabang

Rijal menambahkan, untuk menyelamatkan otsus diperlukan gubernur yang memahami kondisi ril lapangan di Aceh, bukan yang bicara tekstual belaka. “Karena tak mengerti jeritan bathin rakyat, maka pejabat yang ditunjuk bisa saja menggunakan APBA untuk kegiatan-kegiatan yang tak berguna, kondisi Aceh saat ini membuat rakyat trauma dengan kelakuan-kelakuan pejabat demikian. Semoga saja pejabat yang dimandatkan presiden bukanlah mereka yang tak peduli jeritan hati rakyatnya,”harapnya.[R]

Berita Terkait

Program KAS 2027 Menuai Kritik
Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438
Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 
Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir
PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang
Tarmizi Luncurkan Gerakan Menanam
Musriadi: Kurikulum Bahasa Aceh Harus Diterapkan di Semua Jenjang Sekolah
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:51 WIB

Program KAS 2027 Menuai Kritik

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Ayah Wa Bersama Tokoh Aceh Hadiri Peusijuk Anggota BPK RI Tgk. Khaidir

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:32 WIB

PUPR Gunakan Dana TKD Rp.6 Milyar untuk Bayar Utang

Berita Terbaru

Kantor DPRK Aceh Selatan di Jalan Syech Abdurrauf  Tapaktuan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PEMERINTAHAN

Program KAS 2027 Menuai Kritik

Selasa, 13 Okt 2026 - 07:51 WIB

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Raih Rekor MURI di Malam Penutupan HUT 438

Senin, 12 Okt 2026 - 19:50 WIB

PEMERINTAHAN

Musriadi Aswad: Pentingnya Sekolah Bebas Bullying 

Senin, 12 Okt 2026 - 18:49 WIB

POLITIK

Mohd Amin Kembali Pimpin Golkar Bener Meriah

Senin, 12 Okt 2026 - 18:18 WIB