Tokoh Pidie Dukung Jokowi Selesaikan HAM Berat di Rumoh Geudong

Minggu, 25 Juni 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh masyarakat Pidie, Drs.Hanan Abdullah.

Tokoh masyarakat Pidie, Drs.Hanan Abdullah.

SIGLI (MA) – Tokoh masyarakat Pidie, Drs.Hanan Abdullah menegaskan dukungannya terhadap langkah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang memulai (Start Kick-off) penyelesaian Hak Asasi Manusia (HAM) berat di Rumoh Geudong.

“Saya mendukung upaya Presiden RI Bapak Jokowi dalam menyelesaikan persoalan HAM berat di Aceh,” tegasnya dalam rilis pers yang diterima redaksi mediaaceh.co.id, Ahad, 25 Juni 2023.

Terkait polemik pembersihan lahan di Rumoh Geudong dan kini menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat Aceh, dia berharap masyarakat dapat berpikir positif.

“Mari kita sambut kedatangan Presiden RI, Jokowi yang dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Pidie, Aceh, Selasa ini, (27/6/2023),” ajaknya.

BACA JUGA...  Deputi Staf Kepresiden Sambut Baik Kehadiran SMSI

Adapun kunjungan kerja (Kunker) Presiden Indonesia itu untuk melakukan kick-off penyelesaian pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat masa lalu di Aceh secara non-yudisial.

“Saat ini, Rumoh Geudong telah dibersihkan seperti Tanaman ilalang dan sejumlah pohon di Rumoh Geudong telah ditebang sehingga sebagian telah bersih,” ungkapnya.

Terkait ada bangunan yang dihilangkan seperti tudingan di media massa beberapa hari belakangan ini, dia membantah dengan tegas.

“Pemerintah Kabupaten Pidie dituding menghilangkan bukti sejarah, hal tersebut sebenarnya bukan bangunan karena memang tidak ada bangunan yang dirobohkan,” ucap tokoh masyarakat Gampong Bili Aron, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie ini.

BACA JUGA...  KNPI Aceh Desak Presiden Pecat Tito dan Safrizal

Selain itu sebutnya, program Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat perlu diapresiasi, sebab dengan cara inilah seharusnya masyarakat Aceh khususnya tokoh – tokoh masyarakat mendukung program pemerintah demi kebaikan bersama.

“Dengan kebijakan yang dilakukan pemerintah Kabupaten Pidie melakukan pembersihan lahan di Rumoh Geudong tersebut bukan menghancurkan. Sebab yang ada di rumoh Geudong tersebut bukanlah bangunan melainkan rumput ilalang dan sejumlah bongkahan dinding sumur,” ujarnya.

Dia mengisahkan, pada peristiwa 21 Agustus 1998, saat api menghanguskan bangunan Rumoh Geudong yang berfungsi sebagai Pos Satuan Taktis (Sattis) TNI di Bili Aron, Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie. Dan menyisakan tembok di bagian belakang dan undakan (tangga) beton.

BACA JUGA...  295 KDMP di Aceh Tengah Diluncurkan

“Nah, tembok tersebut dan sejumlah pepohonan di lokasi Rumoh Geudong itu, oleh Pemkab Pidie melakukan pembersihan,” ujarnya.

Untuk itu, dia berharap masyarakat Aceh harus bijak dalam menyampaikan aspirasi di depan publik maupun pernyataan di media massa,

“Sebab rakyat Indonesia tidak lama lagi akan merayakan pesta demokrasi maka apapun yang dilakukan pemerintah Indonesia adalah untuk kebaikan kita bersama dan jaga perdamaian Aceh yang hakiki,” ajaknya penuh bijak. (Red).

Berita Terkait

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim
Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi
Polres Asel Peringati Hari Kesaktian Pancasila 
APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 
Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya
Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung
Plt Sekda Aceh Minta Rehab-Rekon Segera Dipacu
Disbudpar Aceh Dorong Aksara Jawi Masuk Era Digital

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:15 WIB

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:09 WIB

APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Tim Pengacara Desak Poltekpel Buka Fakta Kematian Rasya

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Ayah Wa: Kita Perjuangkan KK Gantung

Berita Terbaru

Dandim 0107/Asel Letkol (Inf) Andrino    menyerahkan bantuan kepada 40 warga Sawang yang tidak mampu.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

MILITER

TNI Hadir Untuk Warga Kurang Mampu

Sabtu, 3 Okt 2026 - 19:07 WIB

NANGGROE

Maulid PWI Aceh, Masrul Aidi Serukan Qanun Anak Yatim

Sabtu, 3 Okt 2026 - 12:15 WIB

NANGGROE

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Kamis, 1 Okt 2026 - 22:54 WIB