Tingkatkan Kapasitas Koperasi Garam, DKP Aceh Utara Gelar Konsolidasi Daerah

Kamis, 12 September 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lhoksukon,( ADC ) – Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Utara mengadakan konsolidasi daerah dalam rangka meningkatkan kapasitas koperasi garam. Kegiatan ini berlangsung di aula Setdakab Aceh Utara, Kamis, 12 September 2019.Turut menghadirkan pejabat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI sebagai narasumber.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Utara Ir Jafar Ibrahim mengatakan konsolidasi daerah itu dimaksudkan untuk persiapan Aceh Utara sebagai sentra produksi garam Sumatera. Tersebab itu, rapat konsolidasi ini melibatkan semua stakeholder terkait dalam pengembangan garam di Provinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Utara.

Konsolidasi ini, kata dia, sekaitan dengan program Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) pada lahan terintegrasi yang telah dimulai sejak 2018. Program ini telah membawa perubahan yang positif terhadap produksi garam rakyat di Aceh Utara, baik dalam hal peningkatan kapasitas dan Sumber Daya Manusia ( SDM ) pelaku usaha garam, maupun kualitas dan kuantitas produksi.

BACA JUGA...  Dinas Kominfosa Aceh Utara Sosialisasi SMKI 

Sementara itu, Kasubdit Pemanfaatan Air Laut dan Biofarmakologi Direktorat Jasa Kelautan pada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI Mohamad Zaki Mahasin, S.Pi, M.Pi, mengatakan pengelolaan koperasi garam yang nantinya akan diproduksi secara terintegrasi tidaklah boleh asal-asalan.Koperasi ini haruslah memiliki SDM dan tatakelola yang profesional setara dengan sebuah korporasi atau perusahaan.

Kementerian KKP, kata Mohamad Zaki, memberikan perhatian khusus dan serius terhadap pengembangan usaha garam rakyat di tanah air. Saat ini pihaknya sedang mengembangkan sistem produksi garam dengan lahan teringrasi yang telah dilakukan ujicoba di beberapa lokasi, di mana menunjukkan hasil yang cukup menguntungkan.

BACA JUGA...  PSI Aceh Apresiasi Pj Gubernur Bustami Hamzah Atas Pengesahan APBA 2024

Di Aceh Utara, lokasi lahan produksi garam terintegrasi diuji coba di areal Gampong Matang Tunong Kecamatan Lapang di bawah payung Koperasi Cot Meunarek.

Bupati Aceh Utara pada kesempatan itu mengharapkan agar seluruh stakeholder terkait untuk memberikan perhatian pada produksi garam rakyat, karena juga merupakan upaya pengembangan ekonomi masyarakat pesisir. Pihaknya meminta semua yang terlibat di sini, baik petani garam maupun pengurus koperasi untuk ambil peran yang sungguh-sungguh, jangan ada yang ambil untung duluan. Ujar Bupati

“Mulailah secara bersama-sama, dan ambil untungnya sama-sama nanti pada saat sudah panen,” pesan Cek Mad, sapaan akrab Bupati.

Lebih jauh Cek Mad meminta Kementerian KKP untuk membantu petani garam Aceh Utara, seraya berharap agar ke depannya Aceh Utara benar-benar dapat dikembangkan menjadi sentra garam Sumatera.

BACA JUGA...  Panen Perdana, Bupati Aceh Utara: 4.975 Hektar Sawit Butuh Peremajaan

“Bantuan dari Jakarta sangat kita harapkan, kita harapkan ini salah satu jalan mengurangi angka kemiskinan di daerah ini,” ungkapnya lagi.

Rapat konsolidasi daerah dalam rangka peningkatan kapasitas koperasi garam turut dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf, pejabat dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Aceh, para Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan se-Aceh yang memiliki lahan garam (Aceh Besar, Pidie, Pidie Jaya, Bireun, Lhokseumawe dan Aceh Timur).

Para Kepala SKPK terkait di Aceh Utara, para Camat dari delapan kecamatan yang memiliki lahan garam di Aceh Utara, para imum mukim dan para geusyik, serta pengelola Koperasi Cot Meunarek. ( 021 ).

Berita Terkait

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M
Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
DPMPTSP Pidie Jaya Gelar Bimtek LKPM

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 September 2026 - 12:29 WIB

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Berita Terbaru

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB

Ketua ODGJ Aceh Utara Barona Raja saat mendampingi penanganan ODGJ di Aceh Utara.

KESEHATAN

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 Sep 2026 - 15:10 WIB

Bupati Aceh Utara Ayah Wa.

PEMERINTAHAN

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Senin, 21 Sep 2026 - 12:29 WIB