example banner

oleh

Tim Kejari Sabang Geledah Kantor Dishub

-HUKOM-105 views

example banner

example banner

Laporan | Jalaluddin Zky

Sabang (MA)Setelah mengantongi ijin dari Pengadilan Negeri (PN) Sabang Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang yang dipimpin Kasi Pidsus Muhammad Razi, SH geledah beberapa ruang kerja Dinas Perhubungan Kota Sabang, seperti ruang kerja Bendahara dan Kepala Bidang (Kabid) darat Dinas Perhubungan Kota Sabang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Sabang Choirun Parapat, SH, MH kepada awak media menjelaskan, penggeledahan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan Bahan Bakar Minyak (BBM), Sparepart dan Pelumas operasional kendaraan Dinas.

“Benar tim Kejari Sabang telah melakukan pengeledahan beberapa ruang kerja di Dinas Perhubungan Kota Sabang, yang dipimpin Kasi Pidsus. Tim Kejari dalam operasinya mengenakan rompi berwarna hitam dan merah bertulis Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi berhasil menyita sejumlah dokumen pendukung penyelidikan kasus dugaan korupsi pengadaan BBM, Sparepart dan Pelumas”, jelas Kajari Sabang, di kantornya Selasa (02/12/20).

Choirun Parapat, SH, MH mengatakan, Tim Kejari Sabang berhasil menemukan beberapa dokumen dan arsip penting sebagai bukti pendukung keperluan penanganan perkara kasus dugaan korupsi dimaksud. Sehingga, akan menjadi dokumen tambahan dalam memperkuat pengusutannya.

“Pengeledahan tersebut selain untuk dukungan penyelidikan dan juga sebagai keseriusan kami dalam mengungkapkan kasus dugaan di Dinas Perhubungan Kota Sabang itu. Agar, masyarakat tidak bertanya-tanya sejauh mana proses penyelidikan yang dilakukan Kejari Sabang, dan masyarakat bersabar lah kami tidak main-main menangani kasus korupsi”, terangnya.

Selain melakukan penggeledahan di kantor Dinas Perhubungan tambah Kajari, Tim juga melakukan pengeledahan kantor SPBU di jalan Bay Pass, Gampong Cot Ba’ U, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang. Hal itu juga dilakukan untuk mencari dokumen tambahan pendukung yang lebih lengkap.

“Untuk menuju pada penetapan tersangka bagi pejabat pelaku dugaan korupsi, kami terlebih dahulu harus bekerjasama dengan tim ahli guna menilai jumlah kerugian negara yang disebabkan oleh kasus tersebut maka, setelah diketahui pasti kerugian negara tentunya tersangka pun akan muncul”, ungkapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Kejari Sabang, mengusut kasus dugaan korupsi dilingkungan Dinas Perhubungan Kota Sabang, dugaan korupsi terjadi dalam pengadaan BMM, Sparepart dan Pelumas yang bersumber anggaran dari DPPA SKPD Dishub Kota Sabang Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp. 1.567.357.331.

Kini barang bukti dokumen yang disita telah diamankan di Kejari Sabang, Jalan T. Umar, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang. Tim pengeledahan sendiri terdiri Kasi Pidsus Muhammad Razi, SH, Kasintel Hendra PA, SH, Kasi Pidum Muhammad Rizza, SH dan 2 anggota lainnya.(*).

example banner

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA..