Strategi Pemerintahan Muallem-Dek Fadh Menuju 2025-2030, Ini Kata Jubir 

Konferensi pers yang digelar oleh jubir Mualem-Dek Fadh, Teuku Kamaruzzaman di Moorden Caffee, Banda Aceh, Selasa 24 Desember 2024.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintahan Muallem-Dek Fadh akan memprioritaskan hubungan yang harmonis antara Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat. Hal ini bertujuan untuk menjadikan Aceh sebagai role model hubungan sinergis di tingkat nasional, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Filosofi Gotong Royong dan Pendekatan Inklusif

Muallem-Dek Fadh mengusung filosofi “Taduek Tadoeng Beusapu Pakat, Sang Seuneusab Meu Adoe’ A” sebagai dasar semangat gotong royong dalam membangun Aceh. “Aceh hanya bisa maju dengan kebersamaan dan persatuan,” kata Kamaruzzaman.

BACA JUGA...  Pasangan Cabup-Cawabup Aceh Utara Ayah Wa-Panyang Minta Masyarakat Aceh Dukung Mualem-Dek Fadh

Selama 6-7 bulan pertama masa kerja, akan dilakukan evaluasi dan audit menyeluruh terhadap kebijakan dan program dari pemerintahan sebelumnya, mulai dari kepemimpinan Nova Iriansyah hingga Pj. Gubernur Safrizal. Evaluasi ini bertujuan untuk merumuskan landasan pembangunan yang kokoh demi menghadapi tantangan ke depan.

Pendekatan inklusif akan menjadi strategi utama, termasuk melalui dialog intensif dengan mantan kombatan GAM dan berbagai pihak yang selama ini berseberangan. Selain itu, kunjungan kerja dan tatap muka langsung dengan masyarakat akan diutamakan untuk memahami secara mendalam persoalan di lapangan.

BACA JUGA...  PMII Langsa Gelar Pelatihan Kader Dasar 

Harapan untuk Aceh yang Lebih Baik