Status Gunung Merapi Burni Telong Turun ke Level Waspada

Sabtu, 3 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Visual Gunung Bur Ni Telong pagi hari ini, Sabtu, (3/1).

Visual Gunung Bur Ni Telong pagi hari ini, Sabtu, (3/1).

REDELONG | MA Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menurunkan status aktivitas Gunung Api Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Status yang sebelumnya berada pada Level III (Siaga) kini diturunkan menjadi Level II (Waspada).

Penurunan status tersebut tertuang dalam Laporan Khusus Badan Geologi Nomor: 4/GL.04/BGL/2026, yang menyebutkan bahwa berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental, tingkat aktivitas Gunung Burni Telong dinilai mengalami penurunan signifikan. Penetapan status baru berlaku sejak Sabtu, 3 Januari 2026, pukul 14.00 WIB.

BACA JUGA...  Dinkes Bener Meriah Siap Sambut Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2023

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM, Lana Saria, menjelaskan bahwa evaluasi dilakukan secara intensif sejak 1 Januari 2026. Hasil pemantauan menunjukkan tren penurunan aktivitas kegempaan gunung api tersebut.

“Pada periode pengamatan hingga 3 Januari 2026 pukul 12.00 WIB, tercatat hanya 3 kali Gempa Vulkanik Dangkal dan 11 kali Gempa Vulkanik Dalam (VA). Jumlah ini jauh menurun dibandingkan hari-hari sebelumnya,” ujar Lana dalam keterangan resminya, Sabtu (3/1).

BACA JUGA...  Raih Suara Terbanyak, Diana Putri Mulia: Terimakasih Atas Kepercayaannya 

Selain itu, hasil pengamatan visual juga memperkuat keputusan penurunan status. Hingga laporan ini dirilis, kawah Gunung Burni Telong tidak teramati mengeluarkan asap, menandakan tidak adanya peningkatan tekanan magma ke permukaan.

Berita Terkait

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 
Longsor Menghantui Pengguna Jalan 
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal
Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 
Hujan Lebat, Aceh Selatan Diterjang Banjir dan Longsor
Status Blang Padang, Wali Nanggroe Bersuara
Apache Dihentikan Pada Acara Penutupan Milad 800, Ayah Wa: Kita Hormati Syariat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:23 WIB

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Senin, 21 September 2026 - 19:46 WIB

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Sabtu, 19 September 2026 - 21:33 WIB

Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana

Jumat, 18 September 2026 - 17:41 WIB

Nelayan Meukek Ditemukan Meninggal

Kamis, 17 September 2026 - 12:04 WIB

Isu Begal Pengaruhi Mobilitas Warga  di Aceh Selatan 

Berita Terbaru

NASIONAL

Purbaya Mulai Mengimbangi Perhatian Publik terhadap Prabowo

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:30 WIB

Pedagang  berdiri dan depan "lapak", berharap Pemkab peduli terhadap keberadaan Pasar Inpres Tapaktuan, Selasa, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/Maslow Kluet).

EKBIS

Pasar di Aceh Selatan Sepi, Ini Penyebabnya 

Selasa, 22 Sep 2026 - 18:23 WIB

Petugas melayani beberapa warga yang membeli paket pasar murah di Gerai KDMP Gampong Air Pinang Tapaktuan, Senin, (22/9/2026).(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

EKBIS

Jelang HUT TNI Ke-81, Warga Serbu Pasar Murah 

Selasa, 22 Sep 2026 - 17:58 WIB

Usai menyerahkan kursi roda, Bunda Salma berbincang-bincang dengan Samsuddin Pasaribu salah warga yang sakit lumpuh di Gampong Samakurok, Selasa, (22/9).

PEMERINTAHAN

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:15 WIB

FEATURE

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:36 WIB