Soal Pornografi, Ini Kata Istri Gubernur Irwandi

Selasa, 28 November 2017

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

Banda Aceh (ADC)- Pornografi dapat menyebabkan dekadensi moral yang mengakibatkan dengan menipisnya kesusilaan dan norma-norma di masyarakat serta meningkatkan tindak kriminal. Pornografi juga bisa mendorong seseorang melakukan perilaku seksual menyimpang.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Darwati A Gani, dalam sambutannya saat membuka secara resmi Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Pornografi, yang digagas oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, di Hotel Mekah, Selasa (28/11/2017).

“Tingkat kekerasan akibat pornografi ini juga berpotensi meningkat, terutama dialami  perempuan dan anak-anak. Oleh sebab itu, jika masalah ini tidak diatasi segera, dapat dipastikan berbagai persoalan sosial terkait pornografi akan terus meningkat di daerah kita,” ujar Darwati.

Darwati meyakini, era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi merupakan pemicu utama meningkatnya kegiatan pornogafi di tengah masyarakat. Hal ini dapat dilihat bagaimana mudahnya masyarakat mengakses pornografi melalui berbagai website yang ada.

Untuk diketahui bersama, di tahun 2006 saja, hasil survei toptenreviews.com, sebuah lembaga internet terkemuka di dunia menyebutkan, terdapat lebih dari 100.000 situs yang bermateri pornografi anak, usia 18 tahun kebawah. Sedangkan usia pengakses situs itu umumnya antara 15–17 tahun.

BACA JUGA...  Peserta Seleksi Secata PK TNI AD Gel-I Tahun 2020 Diberikan Pengarahan

“Pornografi adalah faktor yang mendorong meningkatnya kasus pelanggaran seksual di masyarakat. Namun kita tentu tidak bisa menyalahkan sepenuhnya kemajuan teknologi itu, sebab bagaimanapun juga globalisasi dan teknologi cukup banyak memberi manfaat bagi manusia. Yang terpenting sekarang adalah bagaimana kita mendorong pemanfaatannya untuk hal-hal yang positif, sehingga globalisasi dan teknologi informasi tidak disalahgunakan,” kata Darwati.

Untuk itu, Darwati berpesan agar keluarga, orang tua, lembaga pendidikan, ulama, dan lingkungan harus mengambil peran sebagai benteng dalam menjaga dan mengawasi moral generasi muda dan masyarakat.

Darwati juga berpesan agar pemerintah dan tokoh masyarakat untuk merancang langkah-langkah yang efektif dalam memerangi dan mengatasi kegiatan pornografi ini. Berkaitan dengan langkah-langkah mengatasi maraknya aksi pornografi ini, Undang-undang Nomor 44 tahun 2008, tentang Ponografi menegaskan bahwa pemerintah dan Pemerintah Daerah tidak boleh tinggal diam dalam melihat perkembangan pornografi.

4 Langkah Cegah Pornografi

Dalam kesempatan tersebut Darwati juga berpesan agar semua pihak untuk berperan dan menerapkan empat langkah pencegahan pornografi, diantaranya dengan melakukan pemutusan jaringan pembuatan dan penyebarluasan  produk pornografi atau jasa pornografi, termasuk pemblokiran pornografi melalui internet di wilayahnya.

BACA JUGA...  GANN Lahir Untuk Berantas Peredaran Narkotika

Selanjutya, melakukan pengawasan terhadap pembuatan, penyebarluasan dan penggunaan pornografi di wilayah masing-masing, dan melakukan kerjasama dan koordinasi dengan berbagai pihak dalam pencegahan pembuatan, penyebarluasan dan penggunaan pornografi di wilayahnya.

Terakhir, seluruh pihak terkait diharapkan dapat mengembangkan sistem komunikasi, informasi, edukasi dalam rangka pencegahan pornografi di wilayahnya masing-masing. Terkait dengan kewenangan tersebut, maka Pemerintah Aceh merasa perlu merumuskan langkah untuk mengatasi maraknya pornografi di Aceh.

Darwati mengungkapkan, pertemuan hari ini bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah yang perlu dilakukan ke depan. Beberapa hal penting yang harus dibahas terlebih dahulu adalah memetakan masalah pornografi di Aceh. “Dengan data itu, kita dapat mengupayakan langkah-langkah penanggulangan yang efektif dan berdaya guna.”

Selanjutnya Darwati juga mengajak semua pihak untuk berupaya agar situs-situs porno dapat ditutup. “Meski relatif sulit tapi tetap harus diupayakan agar kampanye No Pornografi in Aceh dapat terlaksana di tengah masyarakat.

Hal lain yang menurut Darwati juga harus dilakukan adalah mendorong agar warung-warung internet dibatasi, baik usia yang masuk maupun batas waktu pengoperasiannya, serta larangan bagi pelajar dalam jam sekolah berkunjung ke warnet tersebut, dan tim gugus tugas dapat merazia pada waktu-waktu tertentu.

BACA JUGA...  KONI Se-Indonesia Dukung Aceh dan Sumut Tuan Rumah PON XXI 2024

“Terakhir, Mensosialisasikan bahaya pornografi di seluruh Aceh, mulai dari sekolah–sekolah sampai kepada keluarga di masyarakat termasuk kepada aparat hukum dan aparatur pemerintah lainnya. Untuk itu saya meminta semua dinas/badan/lembaga agar menjalin kerja sama dengan aparat keamanan, alim ulama dan tokoh adat agar kampanye anti pornografi ini dapat dilaksanakan secara maksimal di Aceh,” imbuh Darwati.

“Saya juga berharap agar Pemerintah Kabupaten/Kota juga kita harapan mendukung langkah ini, dengan demikian, maka perang melawan pornografi dapat kita lakukan secara masif dengan melibatkan semua elemen masyarakat,” pungkas Ketua Tim Penggerak PKK dan Dekranasda Aceh.

Rakor Pencegahan dan Penanganan Pornografi ini diikuti oleh seluruh perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak se-Aceh. kegiatan ini juga diisi oleh Pemateri dari Kementerian Kesehatan, yaitu Dr Trisa Wahjuni Putri M Kes, dan Dr Mufti Eka Rahardian dari Kementerian Kesehatan.

Sedangkan pemateri dari Aceh diisi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Nevi Ariyani SE. Materi yang disampaikan oleh Nevi adalah ‘Kebijakan Pemerintah Aceh dalam pencegaan dan penanganan pornografi. (r)

Berita Terkait

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 
Dipapah Anak, Mantan Kontributor Metro TV Tetap Ikuti Uji Kompetensi Wartawan
HUT RI dan Maulid Nabi Jadi Momentum, SPS Aceh–Pikiran Rakyat Teguhkan Integritas Pers
Jamah MTH Hadiri Milad Ke-13 dan Haul Ke-4 Alm Rizky Adiguna 
Masjid : Butuh Uluran Tangan Dermawan
SPS Aceh Bersama Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh
Wisuda 1.001 Lulusan, UNISAI Targetkan Akreditasi Unggul
KKN Kelompok 24 Ubah Lahan Kosong Jadi Lahan Produktif
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 00:58 WIB

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:11 WIB

Dipapah Anak, Mantan Kontributor Metro TV Tetap Ikuti Uji Kompetensi Wartawan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:56 WIB

HUT RI dan Maulid Nabi Jadi Momentum, SPS Aceh–Pikiran Rakyat Teguhkan Integritas Pers

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Jamah MTH Hadiri Milad Ke-13 dan Haul Ke-4 Alm Rizky Adiguna 

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Masjid : Butuh Uluran Tangan Dermawan

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pemkab Aceh Barat Terima Penghargaan Serambi Award 2026

Minggu, 30 Agu 2026 - 17:35 WIB

Foto bersama penguji, peserta dan panitia usai acara penutupan UKW SPS Aceh-PR, Sabtu, 29 Agustus 2026

PENDIDIKAN

Dewan Kota Kasih Hadiah, Kelulusan UKW-PR Capai 82 Persen 

Minggu, 30 Agu 2026 - 00:58 WIB

KESEHATAN

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:37 WIB

EKBIS

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026

Sabtu, 29 Agu 2026 - 14:22 WIB