Piala boleh berpindah tangan, namun nilai-nilai Al-Qur’an semestinya tetap bersemayam di hati setiap peserta.
Kemenangan Kecamatan Seruway menjadi catatan prestasi yang layak diapresiasi, tetapi pesan yang lebih besar justru datang dari panggung penutupan MTQ itu sendiri; keberhasilan sejati bukan hanya diukur dari jumlah poin atau trofi yang diraih, melainkan sejauh mana Al-Qur’an mampu membentuk karakter, memperkuat persaudaraan, dan menjadi cahaya yang menerangi kehidupan masyarakat Aceh Tamiang. []




