SBA Raih Proper EMAS, Penghargaan Tertinggi Bidang Lingkungan dari KLH RI

Selasa, 25 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PT Solusi Bangun Andalas (SBA) meraih penghargaan Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Emas untuk pertama kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Republik Indonesia belum lama ini. Foto: Ist

PT Solusi Bangun Andalas (SBA) meraih penghargaan Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Emas untuk pertama kalinya dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Republik Indonesia belum lama ini. Foto: Ist

“Alhamdulillah, ini adalah berkah bagi kami semua. Terima kasih kepada seluruh tim kami di Pabrik Lhoknga, masyarakat dan para pemangku kepentingan yang sudah bekerja sama, saling bahu membahu untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” ungkap Soni Asrul Sani.

Dirinya pun menggaris bawahi, bahwa kinerja Perusahaan dalam pengelolaan lingkungan tidak hanya terukur dari angka-angka, tetapi juga dari setiap langkah kecil yang dijalankan untuk menjaga alam.

BACA JUGA...  Forum Asta Cita Indonesia Resmi Berdiri, Ini Yang Akan Dilakukan 

Langkah-langkah strategis yang mengantarkan PT SBA menerima PROPER Emas tak lepas dari program eco-inovasi dan inovasi sosial unggulan yang memberikan dampak positif pada keberlanjutan lingkungan. Melalui pemanfaatan kayu palet bekas sebagai bahan bakar alternatif di calciner yang diterapkan sejak tahun 2021, Perusahaan telah berhasil mengurangi dampak lingkungan berupa penurunan Cumulative Energy Demand (CED) dan Global Warming Potential (GWP).

BACA JUGA...  Anggota FPRMI Raih Juara Adinegoro di HPN 2024, Presiden Beri Selamat

“Program eco-inovasi ini diterapkan untuk mengurangi buangan sampah ke TPA, membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil (batu bara) dan berkontribusi mengurangi emisi CO2,” ujarnya.

Inisiatif lain yaitu penurunan emisi CO2 dengan pemanfaatan pozzolan dan pemanfaatan kulit kopi (coffee husk) sebagai bahan bakar alternatif. Selain itu, Pabrik Lhoknga berupaya menakar hujan untuk mengatasi krisis air, memanfaatkan drilling cutting sebagai bahan baku alternatif, dan pemanfaatan drum plastik sebagai media pemanen air hujan di komposter.

BACA JUGA...  Pj Bupati Azwardi Berikan Penghargaan Kepada 5 Geuchik di Aceh Utara 

Berita Terkait

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh
Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M
Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515
Ayah Wa Imbau Warga Waspada Bencana
WRI Kick-Off BFM 2026–2027 di Bener Meriah

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 16:15 WIB

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 September 2026 - 07:42 WIB

Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Senin, 21 September 2026 - 12:29 WIB

Ayah Wa Umumkan Penerima Bantuan Bencana Sebesar Rp328,456 M

Minggu, 20 September 2026 - 13:13 WIB

Ayah Wa dan Rombongan Disambut di Acara HUT Pidie Ke-515

Berita Terbaru

Usai menyerahkan kursi roda, Bunda Salma berbincang-bincang dengan Samsuddin Pasaribu salah warga yang sakit lumpuh di Gampong Samakurok, Selasa, (22/9).

PEMERINTAHAN

Bunda Salma Serahkan Kursi Roda untuk Warga Lumpuh

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:15 WIB

FEATURE

Rp101 Miliar Bertambah, APBK Aceh Tamiang Masuk Meja DPRK

Selasa, 22 Sep 2026 - 11:36 WIB

Buaya kembali muncul di sungai perkampungan Kedai Padang Kluet Utara dan Pasie Merapat Kluet Selatan, foto : mediaaceh.co.id

PEMERINTAHAN

Buaya Masih Berkeliaran, Bupati Terkesan Lepas Tangan

Selasa, 22 Sep 2026 - 07:42 WIB

Badan Jalan Kabupaten lintasan pegunungan Gunung Sekorong Kluet Timur Aceh Selatan tanpa fasilitas drainase dan rawan  longsor sehingga warga dihantui was-was.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

PERISTIWA

Longsor Menghantui Pengguna Jalan 

Senin, 21 Sep 2026 - 19:46 WIB