Ketua PWI Sabang, Jalaluddin Z.Ky, menilai pelaku diduga bukan pemain baru dalam aksi kriminal semacam ini. Ia menduga pencurian dilakukan oleh orang yang sudah terbiasa menjalankan aksi serupa.
“Melihat kondisi di lapangan, pelaku seperti sudah sangat memahami situasi. Ini bukan tindakan pencurian biasa,” ujarnya.
Maraknya aksi pencurian di Kota Sabang dinilai telah memasuki tahap yang mengkhawatirkan. Tidak hanya rumah warga, kini fasilitas lembaga dan tempat ibadah pun mulai menjadi sasaran.
Situasi tersebut memunculkan pertanyaan serius terhadap keamanan dan pengawasan di wilayah kota wisata itu. Aparat penegak hukum didesak agar tidak sekadar menunggu laporan, tetapi bergerak cepat memburu pelaku sebelum aksi serupa kembali terulang.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka rasa aman masyarakat akan semakin terkikis, sementara pelaku kriminal justru makin leluasa menjalankan aksinya di tengah lemahnya pengawasan. (R)




