“Hari ini kami bersama tim Relawan Muda Sayuti melakukan gotong royong bersama dengan melakukan berbagai hal seperti, melakukan pengecatan ulang hingga membersihkan Makam,” ujar Hafiz
Hafiz juga menceritakan bahwa pada saat ke lokasi makam, timnya sempat tersasar karena kurangnya petunjuk arah untuk menuju ke lokasi Makam Tengku Ahmad di Lhokseumawe.
“Petunjuk jalan menuju ke lokasi makam tidak begitu jelas, ukurannya terlalu kecil sehingga sangat susah untuk dilihat bagi penziarah yang ingin ke lokasi makam,” ujar Hafiz.
Teungku Ahmad di Lhokseumawe merupakan sosok pejuang Islam yang gigih melawan penjajah Belanda pada abad ke 14. Teungku Ahmad di Lhokseumawe juga merupakan ulama yang membangun peradaban di kota Lhokseumawe yang dimintai petuah tua dan nasehat dari kerjaan Aceh atau Sultanan pada masa kerajaan Aceh.
Makam dan Tugunya Teungku Ahmad di Lhokseumawe terletak di Desa Banda Masen, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe. Tepat di pinggiran sungai atau muara yang dijadikan pintu masuk kapal-kapal besar pada dulunya. Hal tersebut menjadi secuil bukti tentang sosok ulama berpengaruh di Lhokseumawe ini.(R).




