Dengan mengiming-imingi pasti menang kemudian Tgk Agam meminta uang untuk disetor kepada partai yakni Partai Aceh (PA) sebesar Rp 1 miliyar. Tidak sampai disitu disitu saja, dengan berbagai alasan kebutuhan Tgk Agam terus meminta dana yang katanya untuk kebutuhan percaloan.
“Saya sudah tertipu bahwa apa yang terjadi menurut Tgk Agam disebabkan saya tidak lolos uji misi visi lah termasuk dinyatakan saya tidak lolos uji membaca Al-Qur’an. Buktinya saya maju sama drg H Marwan semua berjalan mulus. Artinya, Tgk Agam memang punya niat untuk menipu saya,”ungkap Hendra, SH, didampingi calon Wakil Wali Nomor Urut 1 drg H Marwan, Rabu (25/09/22024) di Acirasa Coffee.
Ditanya berapa uang yang telah dikeluarkan dalam proses pencalonan sebelumnya melalui Partai Aceh, Hendra menuturkan jumlahnya banyak dibulatkan nilainya mencapai Rp 2, 4 miliyar lebih. Dengan bukti-bukti penyerahan dan transfer yang ia miliki.
“Saya minta kepada Tgk Agam jujur lah dan kembalikan uang saya, jika tidak sanggup melunasi sekaligus secara cicilan pun boleh. Jangan minta saya agar, persoalan ini ditempuh jalur hukum saya tidak bodoh digiringnya saya ke hukum perdata,” ujarnya.
Hendra juga mengatakan dari awal diajak Tgk Agam dirinya punya niat tulus maju sebagai Calon Wali Kota Sabang, untuk memajukan Kota Sabang lebih baik bersama mitranya yang ada diluar negeri. Bukti keseriusan dimana dirinya rela memindahkan keluarganya dari luar negeri ke Sabang




