Namun pertahanan Myanmar U16 masih memperlihatkan celah yang signifikan. Dua gol kekalahan melawan Kamboja U16 terjadi di 15 menit terakhir karena para pemain bertahan tidak menjaga jarak tim dengan baik dan tidak menjaga jarak dengan ketat, sehingga Kamboja U16 bisa memanfaatkan ruang di depan area 16m50 dengan baik untuk menyelesaikannya. Melawan Brunei U16, tim ini juga melakukan kesalahan yang berujung pada penalti 11m sehingga membantu lawan mendapatkan gol terhormat.
Tentunya, kecepatan serangan Myanmar U16 menjadi sorotan yang perlu diwaspadai oleh pertahanan Vietnam U16. Selain itu, bek Vietnam U16 tidak memiliki tinggi badan yang bagus. Kekalahan melawan U16 Kamboja oleh murid-murid Mr. Tran Minh Chien di fase udara adalah pelajaran yang lebih berharga untuk dipelajari oleh Viet Anh dan rekan satu timnya, sehingga memastikan keamanan yang lebih baik dalam fase penangkapan dan penandaan setelah Myanmar U16 menggunakan pertempuran udara untuk menyerang kota.
Masalah inti Vietnam U16 dalam konfrontasi ini adalah kemampuan menyelesaikannya. Dengan tujuan memaksakan kemenangan, Myanmar U16 kemungkinan besar akan memilih gaya menyerang ganda, bukan bertahan dalam jumlah besar seperti U16 Kamboja, dengan harapan bisa segera menemukan jalan masuk ke gawang Vietnam U16.
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya














