“Fokus utama kami adalah memperbaiki akurasi, terutama saat melakukan serangan. Lebih efektif lagi di kotak penalti, juga lebih baik dalam bertahan yang sudah kita tunjukan dalam laga tandang melawan Madura United,” ujar Carlos Pena. Carlos Pena menekankan, pemain harus lebih baik lagi saat membangun serangan hingga menjadi sebuah gol.
Ia berharap pada laga berikutnya melawan PSM anak asuhnya mampu menjalankan sesuai instruksi. “Dan itu akan mendekatkan kita untuk meraih poin dan juga kemenangan. Semua pemain terus memperbaiki diri secara individu dan itu menjadi hal positif bagi kami saat ini,” jelasnya.
Disisi lain, Pelatih PSM Bernardo Tavares sebelumnya mengeluhkan kondisi pemain yang banyak dilanda cedera. Bahkan, beberapa pemain, baru bisa dimainkan karena masalah administrasi.
Beruntung, adanya agenda FIFA hingga kompetisi diliburkan memungkinan beberapa pemain bisa lebih lama beristirahat dan memulihkan kondisi cedera. Terbukti, jelang melawan Persita, latihan terakhir Juku Eja yang berlangsung di Stadion Kalegowa, Senin 8 September, sejumlah pemain yang cedera sudah ikut latihan taktik.
Seperti Victor Luiz, Aloisio Soares Neto, Mufli Hidayat, dan Dzaky Asraf sudah terlihat berlatih bersama tim. Sebelumnya, mereka mendapat cedera pada laga sebelumnya di Super League musim ini.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















