Omid sendiri telah mengikuti sesi latihan sejak tiba di Banda Aceh tiga hari sebelumnya. Pemain yang pernah memperkuat PSPS Pekanbaru dan PSIM Yogyakarta itu diharapkan dapat beradaptasi cepat, mengingat ia sudah cukup familiar dengan pola permainan Liga Indonesia.
Selain itu, laga ini juga memiliki beban emosional tersendiri bagi pemain dan suporter. Derby Sumatera selalu menghadirkan tensi tinggi, tidak hanya karena persaingan antartim, tetapi juga dukungan besar dari pendukung masing-masing kota. Atmosfer pertandingan diprediksi akan panas sejak menit awal.
PSMS Medan bukan lawan yang mudah, namun keunggulan bermain di kandang sendiri menjadi modal utama Persiraja. Dukungan ribuan penonton di Stadion H. Dimurthala diharapkan mampu menambah motivasi pemain untuk meraih hasil maksimal.(red)














