Selain faktor balas dendam, laga ini juga memiliki arti penting bagi PSMS Medan yang saat ini tengah berjuang memperbaiki posisi di klasemen sementara Grup 1 Pegadaian Championship musim 2025/2026.
Hingga pekan ke-13, PSMS Medan berada di peringkat ketujuh dengan koleksi 17 poin, hasil dari empat kemenangan, lima hasil imbang, dan empat kali menelan kekalahan.
Sementara itu, Persikad Depok berada satu tingkat di atas PSMS Medan dengan raihan 18 poin.
Tim asal Jawa Barat tersebut mencatatkan lima kemenangan, tiga hasil imbang, dan lima kekalahan dari jumlah pertandingan yang sama.
Pelatih PSMS Medan, Kas Hartadi, menilai Persikad Depok sebagai tim yang memiliki kualitas dan tidak bisa dipandang sebelah mata. Ia mengingatkan anak asuhnya untuk tampil lebih fokus dan disiplin sepanjang pertandingan.
“Depok tim yang bagus. Mereka bisa meraih tiga poin saat menghadapi PSPS, itu menunjukkan kualitas mereka. Jadi kami harus lebih fokus dan konsentrasi untuk menghadapi mereka,” ujar Kas Hartadi kepada Tribun Medan melalui seluler, Senin (29/12/2025).
Menurut Kas, salah satu kekuatan utama Persikad Depok terletak pada skema serangan balik yang cepat dan berbahaya.
Oleh karena itu, PSMS Medan dituntut untuk tampil disiplin dan mampu mengantisipasi pola permainan tersebut.




