Angka-angka tersebut menceritakan kisah mereka sendiri, dan Standard Liège telah kebobolan dalam 5 dari 6 pertandingan terakhir mereka, membuat lawan mereka mencetak total 7 gol. Di lini pertahanan, Standard Liège tentu punya ruang untuk perbaikan. Kita harus melihat apakah tren itu akan dipertahankan dalam game ini.
Melihat pertemuan head to head terakhir mereka pada 28/04/2017 memberi tahu kita bahwa Union Saint-Gilloise telah memenangkan 4 pertandingan ini dan Standard Liège 2, dengan penghitungan pertandingan seri menjadi 0.
Ada juga banyak gol yang dicetak dalam pertandingan tersebut, 24 gol secara keseluruhan dengan rata-rata 4 gol per pertemuan.
Pertemuan liga sebelumnya yang menampilkan kedua tim ini adalah pertandingan Divisi Pertama A hari ke-2 pada 04/08/2023 yang menyelesaikan Standard Liège 0-1 Union Saint-Gilloise.
Pada kesempatan itu, Standard Liège memiliki 35% penguasaan bola dan 8 tembakan ke gawang dengan 3 di antaranya tepat sasaran.
Untuk lawannya, Union Saint-Gilloise melepaskan 24 tembakan ke gawang dengan 8 di antaranya tepat sasaran. Dennis Eckert Ayensa (21′) menjadi pencetak golnya.
Pertandingan ini dipimpin oleh Jonathan Lardot.
Fedde Leysen (cedera bahu) dan Kevin Rodríguez (cedera lutut) tidak bisa bermain untuk pelatih Union Saint-Gilloise Alexander Blessin.




