Sementara itu, FC Sion menjalani pramusim yang berat, termasuk kekalahan telak 5-2 dari Zenit St. Petersburg dan dipermalukan 3-0 oleh Grasshoppers. Meskipun demikian, pasukan Didier Tholot mengakhiri persiapan mereka dengan catatan positif dengan kemenangan 3-0 atas Annecy FC, dan mereka berharap dapat melanjutkan momentum tersebut hingga pekan pembukaan.
Klub yang berbasis di Valais ini akan sangat ingin menghindari terulangnya musim lalu, di mana mereka finis di peringkat kesembilan klasemen dengan hanya 36 poin, dan nyaris terdegradasi.
Masalah Sion musim lalu sebagian besar bermula dari kurangnya ketajaman dalam serangan dan lemahnya pertahanan di laga tandang, terutama performa tandang mereka yang sangat merugikan. Dari 17 laga tandang musim lalu, mereka hanya menang tiga kali dan kebobolan 32 gol.
Meskipun tim Merah Putih tampil buruk di laga tandang musim lalu, mereka cukup beruntung melawan Zurich, bahkan sudah mengalahkan mereka dua kali di tahun 2025. Kedua kemenangan tersebut diraih di Stade Tourbillon, tetapi mereka perlu mengulangi keunggulan tersebut dalam laga tandang jika ingin naik peringkat tahun ini. Kembalinya pemain-pemain kunci dan kedatangan pemain baru dapat memberikan harapan yang mereka butuhkan.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















