Apakah Postecoglou akan langsung menerapkan idenya masih harus dilihat, mengingat pelatih asal Australia itu akan mengambil alih tim tamu yang hanya meraih empat poin dari sembilan pertandingan setelah era Santo berakhir dengan kekalahan kandang 3-0 yang memalukan dari West Ham United yang sebelumnya tanpa harapan.
Kekalahan memalukan di City Ground itu menandai pertandingan ke-11 Forest di Liga Primer tanpa clean sheet, dan sejak 6 Januari, tim tamu belum pernah mampu menjaga pertahanan mereka di laga tandang di liga utama, meskipun dalam delapan laga tandang terakhir mereka di divisi ini, kedua tim selalu mencetak gol.
Spurs asuhan Postecoglou dikenal sebagai tim yang kacau, sementara Arsenal asuhan Mikel Arteta kini menerapkan pendekatan yang lebih terkendali, yang nyaris membawa mereka meraih satu poin yang susah payah diraih saat bertandang ke markas sang juara Liverpool tepat sebelum jeda internasional.
Namun, raksasa London Utara itu dibantai oleh tendangan bebas Dominik Szoboszlai yang memukau di menit-menit akhir, yang mematahkan rekor 100% mereka untuk musim 2025-26 dan memicu kritik baru atas pendekatan negatif Arteta, meskipun statistik menunjukkan hal yang berbeda.
The Gunners mencatatkan lebih banyak tembakan, lebih banyak sentuhan di kotak penalti lawan, dan lebih banyak umpan di sepertiga akhir lapangan daripada sang juara, tetapi satu-satunya statistik yang benar-benar penting adalah skor 1-0 untuk Liverpool, yang kini unggul tiga poin dari Arsenal di puncak klasemen.
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya















