ACL Two bakal menarik karena di babak utama, ada tim dari Arab Saudi, Jepang, Korsel, Qatar, Iran, Uni Emirat Arab (UEA), China, hingga Thailand yang merupakan 8 liga teratas di AFC.
Di sisi lain, liga-liga dengan peringkat bawah seperti Singapura (peringkat 24), Korea Utara (posisi 25), dan Indonesia (posisi 26) masih bisa ikut serta dengan syarat.
Nantinya, wakil Indonesia akan bersaing dengan 5 tim lain yang juga berjuang di babak play off untuk memperebutkan 4 tiket tersisa ke babak fase grup Wilayah Timur.
1 jatah play off yang didapat oleh Indonesia di AFC Champions League Two 2023/2024 karena koefisien Liga Indonesia menempati ranking ke-12 dari federasi di Wilayah Timur.
Jumlah tersebut lebih sedikit dibanding negara Asia Tenggara lainnya seperti Singapura, Filipina, dan Vietnam. Ketiga liga tersebut mendapat jatah 1 tiket otomatis ke fase grup dan 1 tiket play off.
Sementara itu, Malaysia dan Thailand mendapat 1 tiket otomatis ke AFC Champions League Two 2024/2025. Namun, mereka juga memiliki 1 wakil di AFC Champions League Elite (ACL 1) yang merupakan level tertinggi kompetisi antarklub Asia.
Total, akan ada 16 tim yang bersaing di babak utama (penyisihan grup) Wilayah Timur, dan 16 tim di Wilayah Barat. Mereka bakal dibagi ke dalam 8 grup berbeda, dengan masing-masing grup berisi 4 tim.





