Begitu penegasan, Datok Penghulu (Kepala Desa) Kampung Sidodadi, Ratmanto pada mediaaceh.co.id. Rabu, 24 Mei 2023 di Sungai Liput.

Dikatakan, meski para pengurus dan santri PPIT Al Hidayah beberapa waktu lalu pernah di Bai’at untuk setia dan kembali ke pangkuan NKRI, karena terlibat jaringan Jama’ah Islamiyah (JI) tak menyurutkan semangat Ponpes tersebut untuk berprestasi.
“Banyak aktifitas yang dilakukan di Ponpes ini, bercocok tanam Palawija, Kegiatan Kwarcab Pramuka, Olahraga dan Seni, Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara. Menjadi satu produk unggulan baik di dalam maupun di luar ekstra kurikuler,” jelas Datok.
PPIT Al Hidayah Kampung Sidodadi membentuk Kwarcab tak lain adalah; untuk mengikis habis faham-faham radikalisme sampai ke akar-akarnya dengan dogmatis Pancasila dan UUD 1945.
Ratmanto pun mengklaim kegiatan pramuka santri terswbut merupakan yang perdana dilakukan di Pondok Pesantren Al-Hidayah Aceh Tamiang maupun Ponpes yang ada di Provinsi Aceh.

“Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter nasionalis dan patriot santriwan dan santriwati sekaligus sebagai pembinaan,” kata Ratmanto.




