Plt Kadis Diskeswannak Langsung Sibuk, Kantor Sepi “Donor”

Kantor Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh.
example banner

 19 total views,  7 views today

Banda Aceh, (MA) Zalsufran termasuk ASN yang mendapat anugerah, di penghujung kekuasaan Nova Iriansyah Gubernur Aceh yang akan habis masa jabatannya awal Juli 2022. Ungkapan semacam ini menjadi perbincangan yang beragam, di lingkungan masyarakat kota Banda Aceh.

banner 325x300

Dalam kurun waktu singkat di tahun 2022, Zalsufran memperoleh 3 SK pengangkatan dan pelantikan. Dari Infokom, diangkat menjadi Kepala Bagian (Kabag) Materi dan Komunikasi Pimpinan. Selanjutnya dilantik sebagai Sekretaris Dinas (Sekdis) pada Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh, kini Plt Kadis pada dinas yang sama.

Seperti yang disampaikan salah seorang warga Banda Aceh, Muhammad Kasim. “Dirinya”, merasa heran kenapa Gubernur Aceh tiba-tiba melakukan hal ini. Di saat masa jabatannya akan berakhir, sebentar lagi. Kata M. Kasim pada wartawan media ini, Jum’at 17 Juni 2022.

Menarik mendengar pernyataan Kasim, kami segera menghubungi Zalsufran Plt Kadis Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan pada hari itu juga. Karena Rahmandi mantan Kadis sebelumnya, digadang-gadang getol mempersiapkan dirinya untuk menjadi Pj Kepala Daerah di tempat asalnya.

Artinya dengan dicopotnya Rahmandi, secara tidak langsung menutup jalan bagi Rahmandi untuk menjadi Pj di daerahnya Bener Meriah. Kata sumber tadi.

Terlepas dari isu Pj, wartawan media ini berusaha berkomunikasi dengan Zalsufran melalui WhatsApp. Disepakati Zalsufran, Senin 20 Juni 2022 akan bisa diberi waktu untuk bertemu. Jawab Zalsufran melalui Wa, Jum’at 17 Juni 2022.

Namun ternyata hari itu juga jadwal Plt padat, sejak pagi ada rapat dinas. Siang hari rapat di BPKA, bahkan hingga malam Wartawan media ini menanti. Pukul 20.28, Zalsufran menjawab “masih di DPRA”. Balas Plt Kadis Diskeswannak melalui WA, 20 Juni 2022.

Pagi hari Rabu 21 Juni 2022 mencoba langsung ke dinas, lagi-lagi sebagian ruangan sepi Kepala HKU (F) sedang memandu ASNnya donor di RSUDZA Banda Aceh bersama Plt Kadis. Selanjutnya Plt Kadis Zalsufran akan menuju Indrapuri, sehingga tidak dapat ditemui dan akan dihubungi kembali. Kata Zalsufran.

Dari pengamatan reporter di lapangan, posisi Plt adalah strategis dan umumnya sangat aktif dalam melaksanakan tugas. Mungkin ini salah satu alasan Gubernur Aceh cenderung Plt Kadis Dinas Kesehatan Hewan dan Peternakan Aceh berdasarkan “pengalaman”.

Sementara beberapa sumber di dinas tersebut mengungkapkan, “berat sekali beban Plt Kadis karena masih merangkap Sekretaris Dinas, sebaliknya beban setiap bagian sangat terasa karena tanpa sekretaris”. []

Laporan : AM

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Malu Achh..  silakan izin yang punya webs...