“Kehadiran Huntara ini tentu membawa kebahagiaan bagi masyarakat. Setelah sekian lama tinggal di tenda dan menghadapi ketidakpastian, kini mereka mulai merasakan ketenangan dan rasa aman,” ungkapnya.
“Sangat senang dan bahagia, kami jujur ya, selama di kamp warna oranye kami tidak nyaman karena panas dan juga saat hujan kami tidak bisa tidur,” ujar Ibu-ibu hunian sementara kepada Bupati Aceh Utara.
Sementara itu, pihak dari Danantara menyebutkan di Kecamatan Langkahan ada dua titik hunian sementara, dititik 1A terdiri 20 unit, dan titik 1B ada 16 unit, dilengkapi beberapa fasilitas diantaranya Mushalla, dapur dan toilet.
Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Utara M. Jhony sapaan akrabnya Pang Jhony menegaskan dukungan penuh Partai Aceh terhadap upaya pemerintah daerah dalam pemulihan pascabencana.
Pang Jhony berharap Huntara dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sembari menunggu pembangunan hunian permanen.
Warga setempat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Mereka berharap setelah Huntara diresmikan, kehidupan masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berharap Huntara ini benar-benar menjadi solusi sementara yang manusiawi dan layak, serta mampu memberikan kenyamanan dan harapan baru bagi masyarakat yang terdampak bencana di Kecamatan Langkahan.(Sayed Panton)



