PDAM Gunung Kila Direncanakan Kembali Dapat Jatah Pada 2020

Selasa, 27 Agustus 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil bupati Abdya, Muslizar MT menyerahkan dokumen KUA-PPAS 2020 kepada ketua DPRK Abdya, Zaman Akli dalam paripurna pembukaan KUA-PPAS.

Wakil bupati Abdya, Muslizar MT menyerahkan dokumen KUA-PPAS 2020 kepada ketua DPRK Abdya, Zaman Akli dalam paripurna pembukaan KUA-PPAS.

Blangpidie (ADC) Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Gunung Kila Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) direncakan masih akan mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah setempat pada tahun 2020 mendatang. Meskipun, perusahan daerah itu dalam bidikan pihak kejaksaan.

Hal itu terlihat dalam dokumen Rencana Kebijakan Umum Anggaran dan Perioritas Platform Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2020 yang sudah diserahkan tim Anggaran Pemerintah Kabupaten (TAPK) yang mendekati angka satu triliun.

Dalam Dokumen yang sudah diserahkan oleh wakil bupati Abdya, Muslizar MT kepada ketua DPRK Abdya, Zaman Ali dalam sidang Paripurna pembukaan pembahasan KUA-PPAS tahun 2020 itu terlihat anggaran senilai Rp 992.391.350.630,-.

BACA JUGA...  GETARA Minta Irwandi Copot Karo Pengadaan Barang dan Jasa

Anggaran yang dinilai cukup fantastis itu terdiri dari belanja tidak langsung direncanakan sebesar RP 567.201.277.971,- dan belanja langsung sebesar Rp 425.190.072.659, pembiayaan kabupaten yang terdiri dari Estimasi silpa tahun 2019 direncanakan sebesar Rp 112.296.348.351,-

Untuk pengeluaran pembiayaan kabupaten Abdya tahun 2020 direncanakan sebesar Rp 3.500.000.000, yang akan digunakan untuk penambahan penyertaan modal pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gunong Kila dan PT Bank Aceh Syariah.

Selain itu, pembiayaan Netto Kabupaten Abdya tahun 2020 direncanakan sebesar Rp 108.796.348.351, pendapatan daerah tahun 2020 direncanakan sebesar Rp 883.595.002.279,- yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp 95.439.042.156,-

BACA JUGA...  Jembatan Aramco di Delima Mulai Dibangun

Dana perimbangan direncanakan sebesar Rp 522.436.631.000,- yang terdiri dari bagi hasil pajak/bukan pajak (sumber daya alam) direncanakan Rp 14.980.229.000,- dana alokasi umum direncanakan Rp 460.983.806.000,- dana alokasi khusus terdiri dari DAK non fisik direncanakan Rp 46.472.596.000,-

Pendapatan daerah lainnya yang sah direncanakan Rp 265.719.329.123,- dana hibah dari pemerintah pusat direncanakan Rp 17.671.000.000,- di dalamnya termaksud dana bagi hasil pajak dari Provinsi dan pemerintah daerah lainnya direncanakan Rp 21.844.993.911,-

Dana penyesuaian yang terdiri dari dana desa (APBN) direncanakan sebesar Rp 117.947.229.000,- bantuan keuangan dari pemerintah Provinsi atau pemerintah daerah lainnya yang terdiri dari Dana Alokasi khusus Aceh (DOKA) sebesar Rp 108.256.106.212,-.

BACA JUGA...  2.019 Penari Rapai Geleng Goyang HUT RI Di Abdya

Wabup Abdya, Muslizat MT menyebutkan, gambaran angka-angka di atas merupakan kerangka acuan untuk dibahas dan disepakati bersama untuk selanjutnya menjadi dasar penyusunan rancangan APBK tahun anggaran 2020.

‘Rancangan KUA-PPAS tahun 2020 disusun dengan pendekatan kinerja yang berpedoman pada prinsip efektif, efesien, ekonomis, transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan azas keadilan, kepatutan serta manfaat untuk masyarakat,” kata Wabup Muslizar MT.

Dalam merencanakan program dan kegiatan, lanjut Wabup, perlu adanya singkronisasi dan keterpaduan antara kegiatan dan program maupun antar SKPK guna menghindari adanya duplikasi anggaran dan tumpang tindih kewenangan.(TN).

Berita Terkait

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara
Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027
Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara
ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia
JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Nurzahri: Kita  Apresiasi Kepada Bang Barona Raja Udah Tangani ODGJ di Aceh Utara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Rembuk Stunting, Desa Kumbang Siapkan Program Prioritas 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Puskesmas Apresiasi Penanganan ODGJ di Aceh Utara

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:57 WIB

ODGJ Asal Cot Petisah Dirujuk Ke RS Cut Mutia

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Berita Terbaru

Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM (Ayah Wa).

PEMERINTAHAN

Insiden Berdarah di Pidie, Ayah Wa: Jaga Perdamaian 

Rabu, 4 Nov 2026 - 23:42 WIB