Namanya Dicatut, Dandim 0110/Abdya Mengaku Kaget

Jumat, 30 Agustus 2019

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Silahturahmi Dandim 0110/Abdya, Letkol Czi M Ridha Has bersama insan pers yang bertugas di Kabupaten Abdya.

Silahturahmi Dandim 0110/Abdya, Letkol Czi M Ridha Has bersama insan pers yang bertugas di Kabupaten Abdya.

Blangpidie (ADC) Komandan Kodim 0110/Abdya Letkol Czi M Ridha Has mengakui kaget atas pencatutan namanya oleh orang yang tidak dikenal untuk memeras seorang warga Tionghoa di Kecamatan Blangpidie beberapa hari lalu.

“Minta uang Rp 8,7 juta untuk seorang Dandim, kecil kali saya. Saya tidak kenal sama korban, makanya saya kaget juga,” sebut Dandim M Ridha Has disela-sela selaturrahmi dengan wartawan. Jumat, 30 Agustus 2019.

BACA JUGA...  Renovasi RTLH yang Dikerjakan TNI dan Warha Bahu Untuk Mensejahterakan Pembangunan yang Merata

Terkait hal tersebut, perwira yang baru menjabat sebagai Dandim 0110/Abdya itu meminta kepada masyarakat, jika ada oknum yang mengatas namakan dirinya sebagai Dandim untuk langsung mengkonfirmasi kepada yang bersangkutan atau ke satuannya baik itu ke Pasi Intel atau Pasi Pers.

“Hal seperti itu sering terjadi di setiap pergantian pejabat pimpinan, namun bagaimana kita menyikapinya. Kita berharap kejadian seperti itu tidak terulang lagi,” tegas M Ridha.

BACA JUGA...  Jasa Raharja Aceh Bayar Santunan Total Rp34 Miliar

Pada kesempatan itu, M Ridah Has berharap masyarakat tetap berhati-hati apa lagi pada event-event tertentu. “Kalau bisa jangan ada lagi kejadian seperti itu, cukup dia yang terakir, kasihan masyarakat dapatnya tidak seberapa, kasi ke orang lain bisa lebih banyak,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga keturunan tionghoa berinisial AM (64) dari Desa Pasar Kecamatan Blangpidie, Abdya mengaku menjadi korban penipuan penelepon gelap oleh oknum yang mengatas namakan Dandim Abdya.

BACA JUGA...  Mafia Proyek Harus Dibasmi

Korban mengaku kehilangan uangnya sebesar Rp 8,7 juta yang di kirim ke rekening pelaku atas nama Rivan Santoso sementara pihak kepolisian kini terus menyelidiki kasus tersebut.(TN).

Berita Terkait

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media
Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 
Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 
Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa
Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat
Puskesmas Tanah Jambo Aye Gelar CKG di 30 Gampong
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
Banda Aceh Gencarkan Branding Kawasan Tanpa Rokok

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 20:12 WIB

JKN Berkelanjutan, BPJS Tapaktuan Gandeng Media

Rabu, 23 September 2026 - 22:58 WIB

Bank Aceh Sosialisasi IBC Ke Sekolah 

Senin, 21 September 2026 - 15:49 WIB

Iskandar: Terima Kasih Ayah Wa, Sudah Mengobati ODGJ di Aceh Utara 

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Barona: ODGJ Kita Tangani Berdasarkan Perintah Ayah Wa

Kamis, 17 September 2026 - 20:56 WIB

Pernyataan BKSDA Dinilai Timbulkan Kekesalan Masyarakat

Berita Terbaru

NANGGROE

Kapolres Sabang Temui Warga Batee Shoek, Serap Aspirasi

Kamis, 1 Okt 2026 - 22:54 WIB

Wakapolres Asel bersama PJU Polres foto bersama seusai upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Aceh Selatan.(Foto/mediaaceh.co.id/istimewa).

RAGAM BERITA

Polres Asel Peringati Hari Kesaktian Pancasila 

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:19 WIB

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten (BPKK) Aceh Tengah, Gunawan Putra,

PEMERINTAHAN

APBK Aceh Tengah Perubahan Tahun 2026 Bertambah 

Kamis, 1 Okt 2026 - 18:09 WIB

NEWS FEATURE

Konflik HGU Aceh Timur Memasuki Fase Kritis

Kamis, 1 Okt 2026 - 11:26 WIB