Antusiasme masyarakat terhadap turnamen ini terbilang tinggi. Peserta yang mengikuti kegiatan tidak hanya berasal dari Kabupaten Bener Meriah, tetapi juga dari daerah sekitar. Hal ini menunjukkan bahwa permainan domino masih memiliki daya tarik kuat sebagai salah satu permainan tradisional yang mampu menyatukan berbagai kalangan.
Mashuri berharap melalui turnamen ini, masyarakat dapat menikmati hiburan yang sehat tanpa terlibat dalam aktivitas negatif. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai sportivitas, menjaga ketertiban, serta membawa nama baik daerah masing-masing.
“Yang terpenting adalah kebersamaan dan sportivitas. Kami ingin turnamen ini menjadi contoh bahwa permainan domino bisa menjadi kegiatan positif tanpa harus dikaitkan dengan perjudian,” pungkasnya.(Salhadi)




