Lima Tahun, Bangunan Kantor Pemuda Mukim Lhoknga Terbengkalai

Senin, 21 September 2020

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aceh Besar (MA)- Pembangunan kantor Pemuda Mukim Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, sudah lima tahun lebih dibiarkan terbengkalai tanpa ada penyelesaiannya.

Kantor pemuda tersebut, terletak tepat di depan lapangan bola kaki Carlos Lhoknga, dan kini kondisinya sungguh sangat memprihatinkan.

Hal itu disampaikan oleh salah satu tokoh masyarakat kemukiman Lhoknga, M. Nur kepada media ini, Sabtu, 19 September 2020.

BACA JUGA...  Empat Pejabat Bersaing, Akhirnya Dayan Albar Hari Ini Dilantik Jadi Sekda Aceh Utara Oleh Ayah Wa 

“Bangunan kantor pemuda mukim Lhoknga ini, dibangun dengan dana aspirasi dewan dari Dapil II. Sudah lebih lima tahun dibiarkan terbengkalai tanpa ada tanda-tanda penyelesaiannya,” ungkap M. Nur.

Menurutnya, bangunan kantor pemuda ini, sudah dinantikan oleh pemuda untuk dijadikan tempat pertemuan dan berbagai kegiatan pemuda lainnya. Kini masyarakat bertanya-tanya, kenapa bagunan kantor tersebut dibiarkan terbengkalai tanpa ada penyelesaian pembangunannya,” ujar Tokoh masyarakat setempat

BACA JUGA...  Raih Citra Baik dari Survey Kompas, DPD RI Siap Lanjutkan Amanat Rakyat

Hal ini jelas menjadi pertanyaan kita semua. Kok bisa bangunan kantor pemuda mukim Lhoknga dibiarkan terbengkalai tidak diselesaikan. Sementara, bangunan ini berada tepat disamping jalan raya, sehinga banyak warga yang melihat kondisi tersebut.

“Kesalahannya dimana, kok dibiarkan terlantar begitu saja,” tanya M. Nur.

Selain itu, ia juga menjelaskan, jika dilihat secara kasat mata, bangunan tersebut kurang ada perhatian dari pihak pemerintah daerah untuk segera dilanjutkan kembali.

BACA JUGA...  Jamaluddin: Kita Akan Realisasikan Usulan Pak Pj Bupati Aceh Utara

“Kan sudah dibangun dengan dana aspirasi dewan. Kok malah sekarang dibiarkan terbengkalai begitu saja,” tutup M. Nur. (DW).

Berita Terkait

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 
APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman
Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit
Rizwan Husein: Kopi Jadi Kekuatan KDMP
Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA
Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara
Tarmizi: Tidak ada Satu Pun Masyarakat di Pasung 
Terkait Biaya Pesta Rakyat, Begini Kata Jubir Pemkab Aceh Utara 

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:10 WIB

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Senin, 14 September 2026 - 17:32 WIB

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 September 2026 - 17:19 WIB

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 September 2026 - 14:57 WIB

Wagub Aceh Dek Fadh dan Ketua DPRA Bahas Perubahan UUPA

Senin, 14 September 2026 - 11:36 WIB

Ayah Wa Tunjuk Barona Raja sebagai Ketua Penanganan ODGJ Aceh Utara

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Tantawi Komit Perjuangkan Guru Honorer Madrasah Swasta 

Selasa, 15 Sep 2026 - 13:10 WIB

PEMERINTAHAN

APEL Adu Dugaan Maladministrasi ke Ombudsman

Senin, 14 Sep 2026 - 17:32 WIB

Rapat pembahasan APBK di DPRK Aceh Tengah.

PEMERINTAHAN

Belanja Naik, APBK Aceh Tengah Defisit

Senin, 14 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lepas sambut Kapolres Aceh Tengah.

RAGAM BERITA

Diiringi Pedang Pora, Taufiq Tinggalkan Gayo

Senin, 14 Sep 2026 - 17:05 WIB